Ini 31 Wajib Pajak Kakap yang Berkontribusi pada Penerimaan Negara

Ini 31 Wajib Pajak Kakap yang Berkontribusi pada Penerimaan Negara
Pengusaha nasional James T Riady (kanan) memberi paparan usai menyerahkan dokumen deklarasi pajak kepada Kakanwil Departemen Jenderal Pajaka (DJP) Wajib Pajak Besar, Mekar Satria Utama di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak di Jakarta, 2 September 2016. ( Foto: BeritaSatu Photo/Uthan A Rachim )
Triyan Pangastuti / WBP Selasa, 13 Maret 2018 | 17:37 WIB

Jakarta - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memberikan apresiasi kepada 31 wajib pajak (WP) besar yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Wajib Pajak Besar di lingkungan Kantor Wilayah DJP, Senin (13/3).

Para penerima penghargaan itu terdiri dari lima wajib pajak KPP Wajib Pajak Besar Dua, 12 wajib pajak dari KPP Wajib Pajak Besar Satu dan KPP Wajib Pajak Besar Tiga, serta 14 wajib pajak dari KPP Wajib Pajak Besar Empat.

Pada 2017, realisasi penerimaan pajak Kanwil DJP Wajib Pajak Besar mencapai Rp 361,84 triliun. Tahun ini, target penerimaan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar Rp 432,37 triliun atau meningkat 19,54 persen.

Adapun ke 31 wajib pajak besar yang mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan adalah sebagai berikut :

1. PT Adaro Indonesia
2. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk 3. PT. Astra Daihatsu Motor
4. Arifin Panigoro
5. Anthoni Salim
6. PT Bio Farma (Persero)
7. PT Bukit Asam Tbk
8. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
9. PT Bank BNI (Persero) Tbk
10. PT Bank BRI (Persero) Tbk
11. PT Bank Central Asia Tbk.
12. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk 13. Chairul Tanjung
14. Erick Thohir
15. Edwin Soeryadjaya
16. PT. Honda Prospect Motor
17. James Tjahaja Riady
18. PT Kaltim Prima Coal
19. PT Kideco Jaya Agung
20. PT Pertamina (Persero)
21. PT Pupuk Indonesia (Persero)
22. PT PLN (Persero)
23. PT Pama Persada Nusantara
24. PT Pegadaian (Persero)
25. Raden Eddy Kusnadi Sariaatmadja
26. Sofjan Wanandi
27. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
28. PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel)
29. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia
30. PT Unilever lndonesia Tbk
31. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk



Sumber: Investor Daily
CLOSE