Perang Dagang AS-Tiongkok Untungkan Industri TPT Nasional
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Perang Dagang AS-Tiongkok Untungkan Industri TPT Nasional

Rabu, 4 April 2018 | 18:09 WIB
Oleh : Ridho Syukro / FER

Jakarta - Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dinilai bisa memberikan dampak positif bagi industri TPT nasional.

Sekjen Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ernovian G Ismy, mengatakan, Tiongkok mulai mengurangi impor dari AS sehingga memberikan kesempatan bagi negara lain untuk masuk.

"Begitu juga sebaliknya, AS sudah mulai membatasi produk dari Tiongkok dan mulai mencari produk dari negara lain. Bahkan, kedua negara tersebut saling menaikkan tarif impor barang," kata Ismy, di sela pameran Indo Intertex-Inatex, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (4/4).

Ismy menjelaskan, ekspor TPT nasional diproyeksikan akan meningkat baik ke AS maupun Tiongkok. "Perang dagang antara AS dan Tiongkok semakin intensif dan Indonesia bisa memanfaatkan hal tersebut untuk meningkatkan ekspor," ujarnya.

Selama ini, kata Ismy, ekspor TPT tidak ada masalah justru permintaan semakin tumbuh. Fakta menarik dari industri tekstil, nilai ekspor lebih tinggi jika dibandingkan penjualan domestik.

"Penjualan domestik terhambat oleh produk impor yang terus membanjiri ditambah harganya murah sehingga produk dalam negeri sulit bersaing," jelasnya.

Berbeda dengan ekspor tekstil yang terus tumbuh, pada tahun 2017 nilai ekspor tekstil mencapai US$ 12,4 miliar atau melampaui target sebesar US$ 12 miliar. Ekspor tekstil diproyeksikan akan terus meningkat hingga 2019 dengan target ekspor mencapai US$ 15 miliar.

"Permintaan tekstil yang tinggi dari Asean dan Timur Tengah tidak pernah berhenti ditambah ada kesempatan untuk tingkatkan ekspor ke AS dan Tiongkok," ujar dia.

Ismy mengatakan, kelebihan lain dari industri tekstil adalah menyerap tenaga kerja cukup besar dan membantu pertumbuhan ekonomi pusat dan daerah. API sendiri, lanjutnya, terus meminta pemerintah agar mempercepat perjanjian dagang dengan Eropa agar nilai ekspor lebih tinggi dan lebih besar sehingga menambah devisa negara.

Nilai investasi industri TPT sepanjang tahun 2017 mencapai Rp 12 triliun atau mengalami kenaikan 68 persen jika dibandingkan investasi tahun 2016 yang mencapai Rp 7,62 triliun. "Kebanyakan perusahaan yang berinvestasi adalah perusahaan lokal sekitar 60 persen, sisanya baru perusahaan asing," kata dia.

Untuk investasi tahun 2018, pihaknya belum bisa memproyeksikan apakah hasilnya akan sama dengan tahun 2017 atau bisa lebih tinggi. "Kebanyakan perusahaan sudah berinvestasi besar besaran tahun lalu, kalau untuk tahun ini masih melihat perkembangan," tambahnya.

Ismy mengatakan, kunci untuk meningkatkan investasi adalah kemudahan perizinan dan pemberian fasilitas tax holiday dengan syarat nilai investasinya besar. Semakin banyak investasi maka akan menguntungkan perekonomian Indonesia.

"Industri TPT juga masuk ke dalam revolusi industri 4.0 sehingga harus dilindungi dan ditingkatkan kinerjanya dengan memberikan kebijakan yang menguntungkan," pungkasnya.



Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pelaku Usaha Batu Bara Sambut Penundaan Kewajiban Kapal Nasional

Ketersediaan data untuk melaksanakan kewajiban penggunaan kapal nasional masih minim.

EKONOMI | 4 April 2018

Presiden Tegaskan Impor Garam untuk Penuhi Kebutuhan Industri

Garam yang diimpor pemerintah itu merupakan garam khusus untuk kebutuhan industri.

EKONOMI | 4 April 2018

Melemah, Rupiah Ditutup Rp 13.765 Per Dolar

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 13.745-Rp 13.769 per dolar AS.

EKONOMI | 4 April 2018

Tak Berdaya, IHSG Ditutup Kehilangan 71 Poin

Indeks LQ-45 melemah 13,6 poin (1,35 persen) ke level 1.003,6.

EKONOMI | 4 April 2018

Bursa Asia Ditutup Melemah, Eropa Dibuka Negatif

Indeks Hang Seng di Hong Kong melemah 661,8 (2,19 persen) mencapai 38.338.

EKONOMI | 4 April 2018

BI Segera Luncurkan Aturan QR Code di Sistem Pembayaran

Peran QR Code mirip dengan mesin perekam data EDC.

EKONOMI | 4 April 2018

Pertengahan Sesi II, IHSG di Zona Negatif

Seluruh pergerakan sektor saham melemah.

EKONOMI | 4 April 2018

PPRE Usulkan Pembagian Dividend Payout Ratio 30%

Rp 188,1 miliar dari perolehan laba bersih akan dialokasikan untuk pembelian alat-alat berat seiring ekspansi PPRE ke sektor infrastruktur dan pertambangan.

EKONOMI | 4 April 2018

Menhub Targetkan Pelabuhan Ratu Beroperasi 2019

Pelabuhan Ratu akan difokuskan menjadi pelabuhan pariwisata.

EKONOMI | 4 April 2018

AS Rilis Produk Tiongkok yang Terkena Tarif 25%

Total nilai perdagangan untuk ke-1.300 produk Tiongkok itu adalah US$ 50 miliar.

EKONOMI | 4 April 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS