ESDM Bentuk BLU Energi Terbarukan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 479 (-2)   |   COMPOSITE 5975 (-12)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1396 (-0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-0)   |   IDX30 473 (-1)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1245 (-7)   |   IDXBUMN20 361 (0)   |   IDXCYCLIC 739 (-1)   |   IDXENERGY 741 (2)   |   IDXESGL 130 (-0)   |   IDXFINANCE 1328 (1)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1274 (2)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 965 (0)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 739 (-6)   |   IDXPROPERT 876 (-4)   |   IDXQ30 136 (-0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (0)   |   IDXTECHNO 3334 (15)   |   IDXTRANS 1040 (3)   |   IDXV30 127 (0)   |   INFOBANK15 957 (-1)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 408 (-1)   |   ISSI 176 (-0)   |   JII 579 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1135 (-3)   |   LQ45 890 (-2)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1594 (-3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 303 (-1)   |   PEFINDO25 295 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (0)   |   SRI-KEHATI 342 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

ESDM Bentuk BLU Energi Terbarukan

Minggu, 15 April 2018 | 16:25 WIB
Oleh : Rangga Prakoso / FMB

Jakarta -Pemerintah tetap berkomitmen mencapai bauran energi 23 persen dari energi baru dan terbarukan (EBT) untuk kelistrikan dan transportasi di tahun 2025. Guna mewujudkan komitmen itu dibentuk Badan Layanan Umum Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kelistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (KEBTKE).

BLU PPSDM KEBTKE tersebut akan bekerja sama dengan badan usaha. Kerja sama itu meningkatkan peluang pencapaian rencana pendapatan pada BLU PPSDM KEBTKE sesuai dengan rencana strategi bisnis. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tersebut dilakukan oleh Kepala PPSDM KEBTKE Umi Asngadah dengan dengan 12 badan usaha. Acara yang berlangsung di Surabaya 12 April kemarin itu dihadiri oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Adapun ke-12 badan usaha itu yakni; PT Geo Dipa Energi (Persero), PT Pembangkitan Jawa Bali, Sekolah Tinggi Teknik PLN, PT Pembangunan Perumahan, PT Sertifikasi Ketenagalistrikan Indonesia, PT Teknologi Optima Indonesia, PT Leskatmelin, GIZ GMBH, Lisan Nusantara Satu, Himpunan Ahli Pembangkit; PT Official Sertifikasi Harapan, dan PT Pertamina Corporate University (DKD).

Jonan menegaskan bahwa usaha mencapai bauran energi tersebut akan dilakukan semaksimal mungkin. "Komitmen Pemerintah untuk tetap mencapai bauran energi atau energy mix 23 persen untuk kelistrikan dan transportasi di 2025 itu tetap akan dilaksanakan. Semaksimal yang kita bisa," kata Jonan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (15/4).

Jonan juga meminta kepada BLU PPSDM KEBTKE untuk mendorong agar masyarakat dan industri sadar akan pentingnya bauran energi. "Saya sudah minta dengan BLU PPSDM KEBTKE membantu juga sektor industri dan masyarakat untuk, paling kurang, sadar bahwa bauran energi itu penting. Bapak Presiden Joko Widodo telah tanda tangan komitmen tentang climate change di Paris (COP 21), Desember 2015, dan komitmen itu tetap jalan, kita usahakan energy mix tetap 23 persen," ujarnya.

Namun Jonan tidak memungkiri bahwa usaha tersebut memiliki tantangan, yakni dari segi tarif, bukan teknologi. Untuk suatu negara yang gini rationya masih 0,39 atau disparitasnya masih besar yang menjadi tantangan adalah mengenai tarif. "Jadi kalau kita bilang harus 23 persen di tarif berapa pun juga, saya kira tidak bisa masuk. Karena kalau sampai 23 persen ini membawa dampak kenaikan tarif listrik, pasti masyarakat banyak yang menentang. Ini kita berharap, kalau kita menerapkan Pancasila Sila ke-5, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, kita akan berusaha tarif listrik itu terjangkau," ujarnya.

Selain itu, Kementerian ESDM juga mendorong pembangunan pembangkit EBT sesuai dengan potensi daerah masing-masing untuk mendorong pemanfaatan EBT. Oleh sebab itu di Dewan Energi Nasional (DEN) juga turun ke provinsi untuk membuat Rencana Umum Energi Daerah (RUED). Ini supaya mendorong juga pemanfaatan EBT. Apabila banyak sungai maka dibangun PLTA atau PLTMH. Bila radiasi mataharinya bagus, itu menggunakan PLTS, atau kalau anginnya kencang, buat tenaga bayu.

"Ada juga yang semangat mengembangkan (pembangkit listrik) arus laut di Larantuka, saya juga sudah ke situ. Ya saya bilang, ya boleh aja, sangat mendukung, tetapi tarifnya harus masuk akal, karena ini dijual ke masyarakat," tuturnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pusat Belanja Perlu Lakukan Pembenahan dan Inovasi

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menyatakan bahwa pusat-pusat perbelanjaan yang ada di Tanah Air perlu melakukan pembenahan dan inovasi.

EKONOMI | 14 April 2018

Perusahaan Tiongkok Bangun PLTA 250 MW di Nunukan

MoU tersebut menjadi bagian program Belt and Road Trade and Investment Indonesia dengan Tiongkok.

EKONOMI | 15 April 2018

BTN Kirim UKM ke Malaysia agar Berdaya Saing Global

Selain memberikan pembinaan, Bank BTN juga membuka akses UKM agar go online.

EKONOMI | 15 April 2018

Perusahaan Tiongkok Jajaki Investasi Baja, Karbon, dan Baterai Rp 137 T

Perusahaan Tiongkok memiliki beberapa mitra bisnis di Indonesia.

EKONOMI | 15 April 2018

Telkom Ekspansi Bisnis Data Center ke Hong Kong

NeuCentrIX merupakan data center netral yang memiliki koneksi ke berbagai penyedia jasa dan jaringan dari seluruh dunia.

EKONOMI | 14 April 2018

OJK: Peringkat Moody's Dorong Pertumbuhan Industri Keuangan

OJK akan terus memantau dinamika perekonomian global dan dampaknya terhadap likuiditas pasar keuangan dan kinerja sektor jasa keuangan nasional.

EKONOMI | 14 April 2018

Luhut Yakinkan Tiongkok Proyek Kereta Cepat Berjalan Lancar

"Targetnya selesai 2020, lebih lambat sedikitlah daripada target awal. Biasa kok kalau ada proyek lebih lambat sedikit daripada target awal," kata Luhut.

EKONOMI | 14 April 2018

Perempuan Didorong Berinvestasi

Investasi bukan hanya dominasi laki-laki, tetapi juga bisa dilakukan perempuan, sekaligus memegang peranan penting dalam urusan investasi.

EKONOMI | 14 April 2018

Pangsa Pasar Rumah Subsidi Masih Besar

Peminat rumah subdisi cukup besar karena harganya yang terjangkau.

EKONOMI | 14 April 2018

Mendag Paparkan Tiga Cara Meningkatkan Ekspor

Peningkatan ekspor jasa dapat dilakukan antara lain dengan pengembangan e-dagang, teknologi dan bisnis berbasis internet

EKONOMI | 14 April 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS