LPEI Dukung Peningkatan Ekspor Nasional
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

LPEI Dukung Peningkatan Ekspor Nasional

Senin, 24 September 2018 | 19:04 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta - Ekspor barang dan jasa harus didorong untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi. Agar tumbuh secara berkelanjutan, aktivitas ekspor harus didasarkan pada adanya daya saing yang menyebabkan produk terus diminati oleh pasar global.

Sebagai salah satu langkah untuk mengembangkan ekspor, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank menyelenggarakan "Seminar Nasional Peningkatan Ekspor Nasional dan Dukungan Pemangku Kebijakan" di kantor Kementerian Keuangan (Kemkeu), Jakarta, Senin (24/9).

Seminar ini, bertujuan untuk mendiseminasikan hasil riset kerja sama LPEI dan jejaring Perguruan Tinggi untuk pengembangan ekspor Indonesia (UNIED), serta merumuskan Konsensus Bersama pemangku kebijakan dalam rangka peningkatan ekspor nasional.

Berbagai riset telah dilakukan oleh UNIED bersama-sama dengan LPEI. Rekomendasi yang dihasilkan perlu didiseminasi kepada pemangku kebijakan sehingga dapat diimplementasikan untuk pengembangan ekspor barang dan jasa ke depan.

Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank, Sinthya Roesly, mengatakan, LPEI bekerja sama dengan International Center for Applied Finance and Economics (InterCAFE) IPB menghitung Dampak Total Pembiayaan LPEI terhadap perubahan kondisi Makroekonomi di Indonesia.

Dengan menggunakan analisis Computing General Equilibrium (CGE) menggunakan data Sistem Neraca Sosial Ekonomi Indonesia (SNSE) terkini, yaitu tahun 2008 diperoleh kesimpulan bahwa Pembiayaan agregat LPEI berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi dan memiliki dampak sosial, yaitu peningkatan penyerapan tenaga kerja dan menurunkan kemiskinan.

Hasil kajian lainnya hasil kerja sama LPEI dengan UNIED, yaitu penelitian terkait pentingnya infrastruktur ekspor dan winning commodities ekspor Indonesia. Infrastruktur menjadi faktor penting dalam mendorong efisiensi logistik dan transportasi para eksportir sehingga dapat meningkatkan daya saing.

"Dari hasil kajian winning-commodities menjadi fokus kami dalam mendorong akselerasi ekspor winning commodities tersebut," kata Sinthya.

Hasil-hasil kajian tersebut terbuka untuk dilakukan sinkronisasi dan konfirmasi dengan para stakeholders dari Kementerian dan Lembaga untuk dapat memberi masukan. Rekomendasi kebijakan atas kajian-kajian yang telah dilakukan UNIED diharapkan bisa diimplementasikan secara konkret serta membantu penetapan kebijakan pemerintah.

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kemanfaatan LPEI bagi bangsa dan negara, namun kami tidak dapat berjalan sendirian. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kehadiran dan dukungan para stakeholders dalam mendukung revitalisasi peran LPEI," kata Sinthya.

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, dalam sambutannya menjelaskan, kehadiran LPEl selama sembilan tahun sebagai salah satu fiscal tools pemerintah dalam meningkatkan kemampuan dan pembiayaan eksportir memasuki babak baru.

"LPEI diberi mandat oleh Negara untuk membiayai ekspor bagi industri yang sifatnya prospektif dan strategis. Oleh karenanya LPEI harus dapat menyasar penyediaan fasilitasnya ke sektor-sektor yang impactful bagi kinerja ekspor nasional dan variabel-variabel makro ekonomi lainnya serta aspek-aspek sosial. Sehingga peran LPEI dapat memberikan dampak nyata dan konkrit bagi bangsa," kata Sri Mulyani.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

AP I Pastikan Bandara Ngurah Rai Siap Layani Delegasi IMF-WB

Jumlah delegasi IMF-WB Annual Meeting diperkirakan mencapai 18.000 orang.

EKONOMI | 24 September 2018

Akseleran Bidik Pendanaan Seri A Hingga US$ 10 Juta

Proses pendanaan akan dimulai pada Desember 2018.

EKONOMI | 24 September 2018

Hingga September, Akseleran Salurkan Pinjaman Rp 115 Miliar

Dana sebesar Rp 115 miliar tersebut disalurkan kepada sekitar 250 peminjam.

EKONOMI | 24 September 2018

Ditutup Melemah 0,26%, Rupiah Ketiga Terburuk di Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.846-Rp 14.879 per dolar AS.

EKONOMI | 24 September 2018

Atasi Pelemahan Rupiah, BI Harus Terus di Depan Kurva

BI harus terus di depan kurva karena dalam tren kenaikan suku bunga global, BI ketinggalan 50 bps dibanding Fed Fund Rate (FFR).

EKONOMI | 24 September 2018

Ditutup Turun 1,26%, IHSG Teburuk di Asia

Pelemahan IHSG sore ini sejalan dengan mayoritas bursa di Benua Kuning yang berada di zona merah.

EKONOMI | 24 September 2018

Pemerintah Pacu Pembangunan Kawasan Industri Teluk Bintuni

Pemerintah terus pacu pembangunan kawasan industri Teluk Bintuni.

EKONOMI | 24 September 2018

Dana Talangan Rp 4,9 T untuk BPJS Kesehatan Cair Hari Ini

Dana ini dicairkan sesusai dengan permintaan pihak BPJS Kesehatan

EKONOMI | 24 September 2018

Sasar Besarnya Penduduk, Asosiasi Pengusaha IT Malaysia Masuk Pasar RI

Jumlah penduduk yang besar menjadi keunggulan dari Indonesia sehingga para pengusaha IT dari luar ingin bersinergi dengan Indonesia.

EKONOMI | 24 September 2018

Ombudsman Minta Data Beras Diaudit

Dari hasil audit juga akan diketahui rata-rata produksi beras nasional.

EKONOMI | 24 September 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS