LRT City Mudahkan Milenial Miliki Hunian

LRT City Mudahkan Milenial Miliki Hunian
Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti (ACP) Amrozi Hamidi (kiri) berbincang dengan Komisaris Utama ACP Pundjung Setya Brata (tengah) dan Manager Pemasaran ACP Djoko Santoso disela acara pameran LRT City Expo di Lotte shopping Avenue, 21-22 Juli 2018 di Jakarta, Sabtu (21/7). Beritasatu Photo/Uthan A Rachim (Foto: Beritasatu Photo/Uthan / Uthan)
Feriawan Hidayat / FER Senin, 24 September 2018 | 23:30 WIB

Jakarta – Dua anak PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Persada Properti (APP) dan PT Adhi Commuter Properti (ACP), bersinergi membangun Apartemen LRT City Green Avenue di wilayah Bekasi Timur.

Direktur ACP, Amrozi Hamidi, mengatakan, proyek LRT City mencakup berbagai proyek di setiap stasiun LRT, sekaligus mendorong perubahan pola transportasi masyarakat, khususnya kalangan milenial.

"Kami ingin mendorong milenial beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. LRT City sendiri menyiapkan berbagai fasilitas pendukung ditambah cara pembayaran yang menarik untuk generasi milenial yang potensi pasarnya sangat besar," kata Amrozi di sela pameran Indonesia Property Expo (IPEX) 2018, di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (24/9).

Menurutnya dalam tiga tower LRT City Bekasi Timur Green Avenue ini, total akan tersedia 2.668 unit, dengan perincian tower pertama sebanyak 667 unit, tower kedua sebanyak 1.334 unit, dan tower ketiga sebanyak 667 Unit. Adapun tipe yang disediakan meliputi tipe studio, one bedroom (BR) dan 2 BR.

"Untuk pemasaran tahap pertama, kami akan melepas dengan harga mulai Rp 13.600.000 per meter persegi (m2). Seiring dengan pembangunan yang berjalan, kami perkirakan harga akan mengalami kenaikan 10 persen per tahunnya," tambahnya.

Menurutnya, LRT City Bekasi Timur Green Avenue dikembangkan dengan konsep yang menyerupai dengan LRT City Bekasi Timur Eastern Green.

"Kawasan ini dikembangkan dengan pendekatan konsep TOD dengan pendekatan pengembangan kota yang bersifat kompak, mengadopsi tata campuran (mixed-use), dilengkapi jaringan pejalan kaki/sepeda serta maksimalisasi penggunaan angkutan massal seperti LRT, BRT dan angkutan massal lainnya," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com