Kadin Anugerahi Jokowi Tokoh Pemerataan Pembangunan
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Kadin Anugerahi Jokowi Tokoh Pemerataan Pembangunan

Selasa, 25 September 2018 | 00:38 WIB
Oleh : Primus Dorimulu / HA

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianugerahi penghargaan Tokoh Pemerataan Pembangunan Nasional oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Sejak 2015, Jokowi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan mengimplementasi pembangunan ekonomi yang berkeadilan.

Dalam penjelasan yang dibacakan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Boby Gafur, Kadin Indonesia menilai Jokowi layak mendapat penghargaan sebagai Tokoh Pemerataan Pembangunan Nasional. Pertama, sejak 2015, pembangunan infrastruktur tidak saja dibangun di Jawa, melainkan juga di luar Jawa, bahkan di kawasan Indonesia bagian timur. Untuk mendukung pemerataan pembangunan, anggaran infrastruktur terus ditingkatkan dari tahun ke tahun.

Kedua, di bawah kepemimpinan Jokowi, rakyat merayakan keadilan sosial lewat BPJS Kesehatan dan kebijakan BBM satu harga. Berbagai program sosial dirasakan masyarakat tidak mampu. Di bidang usaha, pemerintahan Jokowi memperhatikan kemajuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca juga: Jokowi Jelaskan Kenapa Tidak Mau Jawa Sentris

Merespons penghargaan yang diberikan, Jokowi mengatakan, tidak mudah bagi dirinya untuk mewujudkan pemerataan pembangunan. Penghargaan yang diberikan Kadin kian menyadarkan dirinya akan tanggung jawab yang berat. Sebagai kepala negara dan presiden RI, ia tidak saja membangun ekonomi, melainkan membangun negara.

Demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, ia tidak boleh melihat pembangunan dari sudut manfaat ekonomi semata, apalagi sekadar political gain, tetapi manfaat nyata yang diterima seluruh warga bangsa, Sabang hingga Marauke, Mangas hingga Rote.

[YOUTUBE]https://www.youtube.com/watch?v=oNXPUtgZfHQ[/YOUTUBE]



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

LRT City Mudahkan Milenial Miliki Hunian

LRT City mendorong perubahan pola transportasi masyarakat, khususnya kalangan milenial.

EKONOMI | 24 September 2018

Dua Anak Usaha Adhi Karya Bangun Apartemen di Bekasi Timur

Nilai investasinya LRT City Green Avenue mencapai Rp 1,2 triliun.

EKONOMI | 24 September 2018

Di Depan Kadin, Jokowi Jelaskan Kenapa Tidak Mau Jawa Sentris

"Kita ini bernegara, bukan berbisnis, bukan berekonomi saja."

EKONOMI | 24 September 2018

Teknologi Risha Percepat Program Satu Juta Rumah

Kempupera menawarkan teknologi Risha kepada pengembang perumahan.

EKONOMI | 24 September 2018

Hilang 14 Tahun, TKI Dipulangkan dari Yordania

Pemerintah pulangkan TKI yang hilang dari Yordania.

EKONOMI | 24 September 2018

Asing Didorong Eksplorasi Migas di Wilayah Baru

Dalam 10 tahun terakhir, belum ada kontraktor asing yang melakukan eksplorasi di wilayah baru atau green field.

EKONOMI | 24 September 2018

Terbit Aturan tentang Ketentuan Penggunaan L/C untuk Ekspor Barang Tertentu

Salah satu upaya untuk memperkuat cadangan devisa negara.

EKONOMI | 24 September 2018

Peninjauan Perdagangan Perbatasan RI-Malaysia Rampung Tahun Ini

Indonesia-Malaysia sepakat peninjauan kembali (review) perjanjian perdagangan perbatasan (border trade agreement/BTA) 1970 dapat segera diselesaikan.

EKONOMI | 24 September 2018

Tax Rebalancing Perlu Dikaji untuk Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Pemerintah AS telah melakukan relaksasi terhadap perpajakan sehingga ekonomi AS bisa bertumbuh 4,1% pada kuartal II-2018, terbaik sejak kuartal III-2014.

EKONOMI | 24 September 2018

Program Sejuta Rumah Sinergikan Berbagai Pihak

Pemerintah berkomitmen menghadirkan rumah terjangkau bagi masyarakat.

EKONOMI | 24 September 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS