Logo BeritaSatu

Timah Properti Kembangkan Kawasan Komersial di Familia Urban

Kamis, 27 September 2018 | 22:37 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta - Sejumlah pengembang melirik wilayah Bekasi Timur sebagai target pembangunan kawasan hunian. Selain berdekatan dengan beberapa kawasan industri yang memiliki karyawan yang jumlahnya ribuan, wilayah ini juga dinilai tepat bagi kaum suburban yang bekerja di Jakarta. Alasannya, Bekasi Timur memiliki akses transportasi yang memadai.

Salah satu developer properti yang masuk ke wilayah Bekasi Timur adalah PT Timah Karya Persada Properti (TKPP) atau Timah Properti, yang merupakan anak usaha PT Timah (Persero) Tbk. Anak usaha BUMN ini mengembangkan kawasan Familia Urban di lahan seluas 176 hektare (Ha), dengan target membangun lebih kurang 10.000 unit rumah.

Advertisement

Baca Juga: Pasar Properti Bekasi Makin Seksi

Direktur Operasi PT Timah Karya Persada Properti (TKPP), Eko Budisantoso, mengatakan, sejak memulai pembangunan pada tahun 2017, beberapa unit telah diserahterimakan kepada penghuni.

"Hunian yang kami kembangkan ini, akan menjadi pilihan bagi masyarakat yang sedang mencari hunian. Dengan memanfaatkan land bank milik sendiri, menjadikan hunian ini clear dan tidak berpotensi menjadi masalah di kemudian hari," kata Eko, di sela pameran Indonesia Property Expo (IPEX) 2018, di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (27/9).

Eko mengatakan, Familia Urban menyediakan beberapa tipe hunia yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Mulai dari tipe rumah dengan luas 30/60, sampai dengan yang memiliki luasan 90/120.

"Konsep hunian yang kami kembangkan mendukung tumbuh kembang anak. Familia Urban menyediakan rumah tapak atau landed house sebagai fasilitas penunjang yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk bergerak dan bersosialisasi, dan juga sebagai pilihan yang paling baik untuk tinggal," tambahnya.

Baca Juga: Timah Properti Gelar Serah Terima Familia Urban

Sementara itu, Manajer Realti Familia Urban, Teguh Suhanta, mengatakan, sampai dengan saat ini, pihaknya telah membangun di lahan seluas lebih kurang 15 Ha.

"Dalam beberapa tahun mendatang, kami akan membangun secara bertahap. Sesuai dengan perencanaan yang ada, total kawasan seluas 176 Ha ini akan selesai pembangunannya sampai dengan 20 tahun yang akan datang," jelasnya.

Teguh mengatakan, saat ini Familia Urban sedang mengembangkan kawasan komersial di lahan seluas lebih kurang 1,2 Ha di Zona Ayodhya, yang akan segera dipasarkan dan dibangun ruko 2,5 lantai dengan luas bangunan 96,1 meter persegi (m2) dan luas tanah 51 m2.

"Nantinya, kawasan komersial yang akan kami bangun totalnya mencapai lebih kurang 8 Ha. Tentu pembangunannya akan dilakukan secara bertahap. Selain Ruko, di Familia Urban juga akan dibangun pasar modern, yang tentu akan menjadi sentra ekonomi di kawasan ini. Kami rencanakan pasar modern ini akan di bangun pada tahun 2019," kata Teguh.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pasokan Berkurang, Harga Cabai & Bawang di Gowa Sulsel Naik

Harga cabai, bawang putih, hingga bawang merah mengalami kenaikan di Pasar Induk Sungguminasa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

EKONOMI | 5 Februari 2023

Permintaan Minyak Dunia Diramal Naik Jadi 101,7 Juta Barel

IEA dalam laporannya Januari 2023 lalu menyebut permintaan minyak dunia tahun 2023 diramal akan meningkat sebesar 1,9 juta bare per hari.

EKONOMI | 5 Februari 2023

Digitalisasi Picu Serapan Lahan Kawasan Industri Menciut 17%

Penyerapan lahan di kawasan industri (KI) sepanjang 2022 turun 17,19% menjadi 519,38 ha dibanding 2021 karena transformasi digital.

EKONOMI | 5 Februari 2023

Langka, Migor MinyaKita di Lampung Naik Dibanderol Rp 17.000

Minyak goreng (migor) subsidi merk Minyakita langka di sejumlah pasar di Lampung sejak 1 pekan terakhir.

EKONOMI | 5 Februari 2023

Mengenal Frugal Living, Hidup Hemat untuk Tujuan Finansial

Istilah frugal living yakni hidup hemat atau minimalis untuk mencapai tujuan finansial atau freedom financial bisa menjadi pilihan.

EKONOMI | 5 Februari 2023

Sejak Awal 2023, Obligasi dan Sukuk di BEI Rp 4 Triliun

BEI mencatat sejak awal 2023 hingga akhir Januari, total emisi obligasi dan sukuk yang adalah enam emisi dari lima emiten senilai Rp 4 triliun.

EKONOMI | 5 Februari 2023

Transmart Tutup, Ini Kekayaan Chairul Tanjung dan Pendiri Alfamart

Di tengah tutupnya sejumlah gerai Transmart yang dikelola PT Trans Retail Indonesia, kekayaan Chairul Tanjung masih menjulang.

EKONOMI | 5 Februari 2023

Sandiaga: Kolaborasi Pariwisata Mampu Bangkitkan Ekonomi

Sandiaga mengatakan, ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 menjadi ruang diskusi untuk merumuskan kembali industri pariwisata yang lebih adaptif.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Kemenaker Selesaikan Kasus Karyawan Lembur Tidak Dibayar

Haiyani menegaskan, Kemenaker menemukan adanya pelanggaran terhadap pembayaran upah lembur karaywan yang terjadi sejak September 2022.

EKONOMI | 4 Februari 2023

Hippindo Minta Perlakuan Ritel Modern Sama dengan Toko Online

Hippindo meminta perlakuan yang sama antara ritel modern dengan toko online, sehingga persaingan usaha antara yang offline dan online menjadi lebih sehat.

EKONOMI | 4 Februari 2023


TAG POPULER

# Transmart


# Perayaan dan Sejarah Cap Go Meh


# Mutasi Perwira


# Kawasan Halal di Jakarta


# Eliezer


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Polisi Peras Polisi, Bripka Madih Dipanggil Polda Metro Jaya

Kasus Polisi Peras Polisi, Bripka Madih Dipanggil Polda Metro Jaya

NEWS | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE