Suzuki Karimun Wagon R Lebih Diminati di Pakistan

Suzuki Karimun Wagon R Lebih Diminati di Pakistan
Suzuki Karimun Wagon R. (Foto: Beritasatu Photo / Herman)
Herman / FER Senin, 22 Oktober 2018 | 15:56 WIB

Jakarta - Di pasar otomotif dalam negeri segmen Low Cost Green Car (LCGC), penjualan Suzuki Karimun Wagon R memang tergolong minim. Rata-rata di bawah 500 unit per bulan, tenggelam di antara Toyota Calya, Daihatsu Sigra, Honda Brio Satya, Toyota Agya, maupun Daihatsu Ayla yang menjadi penguasa di segmen ini. Padahal, investasi yang sudah dikeluarkan Suzuki untuk mengembangkan mobil LCGC ini tergolong besar.

Presiden Komisaris Indomobil Group, Soebronto Laras, menyampaikan, meskipun mobil ini kurang laris di pasar dalam negeri, ekspor Karimun Wagon R ke Pakistan tergolong sukses. Angkanya bahkan mencapai 3.000 unit per bulan.

"Untuk menciptakan LCGC Karimun, investasinya mencapai Rp 5,1 triliun. Apa yang terjadi sekarang? Kami tidak malu mengakui (penjualannya) kurang berhasil. Tapi, kami juga bangga karena ekspor Karimu Wagon R ke Pakistan bisa mencapai 3.000 unit per bulan," kata Soebronto Laras, di Cikarang, Senin (22/10).

Ditambahkan oleh Head of Export PT Suzuki Indomobil Motor, Hady Surjono Halim, Suzuki mengekspor Karimun Wagon R dalam bentuk Compeletely Knock Down (CKD). LCGC ini sudah mulai diekspor ke Pakistan sejak tahun 2015. "Yang diekspor CKD dan hanya ke Pakistan saja," terangnya.

Secara keseluruhan, total ekspor mobil Suzuki dari berbagai merek selama periode Januari - September sebanyak 47.122 unit CBU dan CKD, sedangkan jumlah ekspor sepeda motor Suzuki sebanyak 127.160 unit CBU dan CKD.



Sumber: BeritaSatu.com