GoWork Buka Co-working Space Lantai Dasar Terinovatif dan Terluas

GoWork Buka Co-working Space Lantai Dasar Terinovatif dan Terluas
Penyedia coworking space premium GoWork raih pendanaan Rp 150 miliar.
L Gora Kunjana / AO Rabu, 14 November 2018 | 14:58 WIB

Jakarta – GoWork (go-work.com), operator co-working space adidaya di Indonesia yang tersebar di 14 lokasi dengan luas lebih dari 23.000 meter persegi, membuka lokasi terbarunya di Menara Rajawali, Mega Kuningan, Jakarta. Dengan tambahan lokasi terbaru ini, GoWork dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/11) menyatakan, kini mereka memiliki co-working space terluas yang beroperasi di lantai dasar gedung perkantoran kelas A di jantung Ibu Kota.

GoWork menggantikan sebuah restoran yang dulunya beroperasi di sini. Dengan luas total 2.000 meter persegi, GoWork mengoperasikan lantai dasar dan mezzanine, lengkap dengan lobi dan lif pribadi sehingga mempermudah akses tanpa penukaran kartu identitas yang terkadang bikin ribet.

Memahami perubahan mendasar dalam cara kerja di berbagai industri, Direktur PT Rajawali Adhiwisma, Novianna Budiman mengatakan, sebagai pengelola gedung kantor terkemuka di kawasan bisnis di Jakarta, pihaknya harus selalu beradaptasi dan meninjau tata letak dan perpaduan penyewa ruang di dalam gedungnya.

“Kita memilih bekerjasama dengan GoWork, karena merupakan co-working space yang memposisikan konsep work and play dalam ekosistem cerdas mereka. Desain GoWork yang modern dan indah membuat kami yakin untuk meletakkannya di lokasi depan gedung. Co-working juga memberikan fasilitas tambahan untuk penyewa kami yang lain sehingga kami juga rasakan peningkatan jumlah pengunjung ke gedung kami”, ujar Novianna.

Menurut data dari Asosiasi Co-working Indonesia, jumlah co-working space mulai 2016 mengalami pertumbuhan 640% setiap tahun selama 3 tahun terakhir. Yang membedakan GoWork dari ratusan pemain co-working space di Indonesia, adalah komitmen mereka untuk melebarkan sayap dengan membuka lokasi strategis di berbagai pusat kawasan bisnis, hiburan, dan gaya hidup di Jakarta dan kota besar di Indonesia.

Strategi ini tampaknya berhasil menjaring perusahaan yang tengah mencari tempat kerja yang fleksibel dengan fasilitas cantik dan canggih guna memenuhi pertumbuhan bisnis mereka. Lokasi GoWork di Menara Rajawali menampung ratusan penyewa yang beberapa diantaranya BUMN, modal ventura, perusahaan start-up, dan sebagainya.

CFO & Chief of Real Estate GoWork, Richard Lim mengatakan, Menara Rajawali adalah salah satu lokasi tersukses GoWork karena tingkat sewa telah mencapai lebih dari 80% walaupun lokasi ini baru diluncurkan bulan lalu. “Saat ini, kami tengah melakukan ekspansi agresif yang terencana. Kami terus mencari pusat bisnis dan hiburan terpadu di ibu kota dan kota besar lainnya untuk membuka gerai GoWork”, katanya.

Berbicara beberapa pekan lalu di acara konferensi kreatif tahunan terbesar di Indonesia, IDEAFEST 2018, CEO, GoWork, Vanessa Hendriadi mengungkapkan, bekerja merupakan sebuah realisasi jati diri yang bersifat universal. “Waktu kita sebagian besar adalah untuk bekerja dan berkreasi. Apa salahnya kita menciptakan suasana lingkungan kerja yang seru dan menyenangkan?”, ujarnya.

“Komitmen GoWork dimulai dari kepuasan karyawan, di mana mereka tertempa dan terinspirasi untuk terus berkembang dan belajar. Dari situ kami bisa membuat pelanggan juga puas. Filosofi ini terus kami usung seiring dengan pertumbuhan GoWork. Kreatifitas mendorong kami untuk merevolusi, tidak hanya sektor perkantoran tradisional, tetapi juga cara kerja kita agar lebih produktif, efisien dan penuh semangat,” lanjut Vanessa.

Sedangkan Ben Soebiakto, Ketua, IDEAFEST, menilai banyak tantangan yang dihadapi oleh berbagai industri berskala nasional yang dipecahkan dengan adanya co-working space. Indonesia, kata dia, saat ini didorong oleh ekonomi kreatif kelas menengah, dan satu hal yang tidak dimiliki oleh mereka adalah modal untuk menyewa ruang kantor di lokasi bisnis yang prima.

“GoWork berhasil menunjukkan perannya sebagai disruptor di bidang real estate dengan menghubungkan dan memfasilitasi para pebisnis dan start-up dengan kekayaan solusi turn-key, jaringan bisnis, dan berbagai servis yang membantu pertumbuhan bisnis mereka”, ucapnya.

Evolusi dan ragam fasilitas juga sangat terlihat di GoWork. Contohnya, lokasi GoWork Mega Kuningan merupakan coworking space pertama yang menyediakan fasilitas kebugaran praktis (micro gym), penggabungan dengan gerai destinasi kuliner andalan Ismaya Group dan fasilitas ruang studio multimedia kedap suara untuk merekam audio dan video. Ruang multimedia ini akan menjadi fasilitas pertama di sebuah coworking space yang bisa digunakan para jurnalis, media, kreator podcast, YouTubers, dan lainnya.

Selain itu, GoWork memiliki kemitraan strategis dengan Ismaya Group yang membuka jalan bagi GoWork untuk semakin memantapkan penerapan filosofi work and play mereka. Dengan kemitraan ini, siapapun yang mengunduh aplikasi mobile GoWork mempunyai akses eksklusif dan penawaran diskon yang dapat digunakan di lebih dari 30 lokasi Ismaya Group di Jakarta.



Sumber: Investor Daily