Kospin Pracico Luncurkan Aplikasi Pracico Privilege

Kospin Pracico Luncurkan Aplikasi Pracico Privilege
Tedy Agustiansjah, Chairman MIS Group (kiri) didampingi Meliadi Sembiring Sesmenkop UKM (kanan) saat peluncuran Pracico Privilege. ( Foto: Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Sabtu, 17 November 2018 | 17:57 WIB

Jakarta - Menyadari pentingnya teknologi untuk kemajuan koperasi, Kospin Pracico (Koperasi Simpan Pinjam Pracico Inti Sejahtera dan Koperasi Simpan Pinjam & Pembiayaan Syariah Pracico Inti Utama) meluncurkan Pracico Privilege, di Hotel Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place.

Pracico Privilege merupakan kartu keanggotaan (membership card) yang diimplementasikan dalam bentuk aplikasi, khusus untuk anggota Kospin Pracico.

Chairman MIS Group, Tedy Agustiansjah, mengatakan, aplikasi membership Pracico Privilege dirancang berbasis Android dan IOS. Nantinya, anggota koperasi dapat menikmati berbagai penawaran yang diberikan Pracico Privilege dalam nuansa kemewahan di merchant-merchant rekanan.

"Salah satu layanan eksklusif yang diberikan Pracico Privilege, yaitu free entry airport lounge serta merchant lainnya yang bekerja sama dengan Pracico," kata Tedy, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Sabtu (17/11).

Tedy menambahkan, Pracico Privilege terdiri 3 macam, sesuai kelompok setoran simpanan berjangka yaitu Silver (simpanan Rp250 juta hingga kurang dari Rp 1 miliar), Gold (simpanan Rp 1 miliar hingga kurang dari Rp 5 miliar) dan Platinum (simpanan Rp 5 miliar atau lebih). Ketika member meningkatkan investasinya, kartu digital langsung menyesuaikan dengan kategori member yang baru misal dari silver ke gold bahkan platinum.

"Manfaatnya, anggota Silver, bisa menikmati free entry lounge untuk satu orang, Gold free entry maksimal 3 orang, dan Platinum maksimal 5 orang. Khusus untuk Silver dan Gold bisa digunakan di sejumlah bandara di Indonesia, sedangkan Platinum bisa digunakan untuk sejumlah bandara di Indonesia dan Singapura," tutur Tedy.

Menurutnya, aplikasi Pracico Privilege dirancang user friendly, tidak repot, ketika transaksi hanya dengan Scan QR Code ketika transaksi, sudah langsung bisa menikmati fasilitas airport lounge. Selain itu, kegunaan lain Pracico Privilege atau kartu digital ini untuk memberikan informasi tentang produk, merchant, notifikasi, dan data profile keanggotaan.

Untuk mengaksesnya dengan melakukan login menggunakan nomor ponsel dan password yang dirancang sistematis. Pemegang kartu dapat langsung memilih Airport Lounge favorit kemudian langsung melakukan transaksi di airport lounge.

Kelebihan Pracico Privilege, di mana member Pracico tidak perlu membawa kartu membership fisik lagi, tetapi cukup mengunduh aplikasi Pracico Privilege dan dapat langsung digunakan.

Dalam aplikasi membership Pracico sudah tersedia e-card (kartu digital) sebagai identitas kategori member. Selain itu, informasi tentang produk Pracico juga tersedia pada aplikasi sehingga member dapat melihat update produk Pracico terbaru.

Menanggapi kehadiran Pracico Privilege, Sesmenkop UKM, Meliadi Sembiring, menyatakan, dalam era Internet of Things (IoT), semua serba menggunakan internet, sesuai himbauan pemerintah, koperasi harus beradaptasi dan bergerak cepat di era digital.

"Salah satunya, yang dilakukan Pracico dengan meluncurkan Pracico Privilege untuk anggotanya di era digital," kata Meliadi.

Lebih lanjut, Meliadi mengatakan, pihaknya berharap peran koperasi dan wirausaha di Indonesia, yang merupakan elemen penting dalam pembangunan ekonomi nasional, karena bisa berkontribusi pada peningkatan pemerataan kesejahteraan. Selain itu bisa menurunkan tingkat kesenjangan ekonomi.

"Kita harus bersama-sama membangun gerakan berkoperasi dan berwirausaha antara pemerintah dengan swasta seperti yang dilakukan MIS Group," katanya.

Diakui Tedy, saat ini Pracico Inti Sejahtera bisa memberikan pinjaman sekitar Rp 750 juta - Rp 2 miliar, dengan bunga 3 persen per bulan. Dengan sekitar 100 orang, saat ini PIS mengelola sekitar Rp 250 miliar, sedangkan PIU dengan anggota sekitar 250 orang, dana yang dikelolanya sekitar Rp 400 miliar.

Tedy menambahkan, kehadiran koperasi ini banyak mendapat sambutan bagus dari masyarakat, hal ini ditandai dengan munculnya kantor perwakilan di beberapa daerah seperti Cirebon, Surabaya, Balikpapan, Medan, Pontianak, dan Tanjung Pinang.

"Hingga saat ini, dana yang dikucurkan untuk pembiayaan dan simpan pinjam koperasi sekitar Rp 500 miliar dan target akhir tahun sekitar Rp 1 triliun," kata Tedy.



Sumber: BeritaSatu.com