Bank DKI Dukung Layanan Keterbukaan Informasi Kendaraan Bermotor

Bank DKI Dukung Layanan Keterbukaan Informasi Kendaraan Bermotor
Dirut Bank DKI, Wahyu Widodo (kanan depan) seusai acara kerja sama pengembangan sistem keterbukaan informasi kendaraan bermotor dengan Polda Metro Jaya, di Jakarta, Minggu (25/11). (Foto: Istimewa)
Feriawan Hidayat / FER Minggu, 25 November 2018 | 22:14 WIB

Jakarta - Bank DKI menjalin kerja sama dengan Polda Metro Jaya mengembangkan sistem keterbukaan informasi Kendaraan Bermotor berupa aplikasi SMS dan USSD (Unstructured Supplementary Service Data) Info. Kerja sama ini, dalam rangka mendukung layanan keterbukaan informasi Polda Metro Jaya.

Direktur Teknologi & Operasional Bank DKI, Priagung Suprapto, menjelaskan aplikasi SMS dan USSD Info bertujuan memfasilitasi kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan informasi data kendaraan bermotor dan besaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui smartphone.

"Selain itu, aplikasi SMS & USSD Info ini juga menyediakan fitur pengingat atau reminder pembayaran PKB serta Info Samsat dan SIM Keliling," ujar Priagung dalam keterangan resmi yang diterima Beritasatu.com, Minggu (25/11).

Untuk mewujudkan visi menjadi bank regional modern, kata Priagung, Bank DKI siap mendukung program Polda Metro Jaya khususnya dalam penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) secara non tunai.

Saat ini, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor tahunan DKI Jakarta dapat dilakukan dimana saja menggunakan aplikasi JakOne Mobile. Wajib pajak hanya perlu memasukkan nomor polisi kendaraan yang akan dibayar melalui JakOne Mobile. Selanjutnya, wajib pajak dapat melakukan pembayaran PKB sesuai dengan rincian jumlah nominal PKB yang tertera.

Sebagai tambahan, wajib pajak juga bisa melakukan pembayaran PKB melalui fitur scan to pay pada QR Code yang tersedia di kasir pembayaran Samsat DKI Jakarta melalui JakOne Mobile. Pembayaran PKB juga dapat dilakukan melalui mesin ATM dan EDC Bank DKI.

"Sampai dengan saat ini, Bank DKI juga telah bekerja sama dalam memberikan pelayanan di lingkungan Samsat Polda Metro Jaya, diantaranya e-Samsat, sistem antrian baru di gedung Pelayanan Satu Atap (PSA), serta layanan less cash dengan menyediakan loket transaksi non tunai di Samsat Polda Metro Jaya," ungkap Priagung.

Priagung menambahkan, Bank DKI juga menyiapkan fasilitas pembayaran untuk para biro jasa dengan menggunakan kartu ATM Combo Bank DKI yang multifungsi untuk dapat digunakan sebagai ID Card sekaligus sebagai alat pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor DKI Jakarta. Tujuan lain dari penggunaan ID Card adalah sebagai bentuk tertib administrasi di lingkungan Samsat.

"Selain itu, berbagai inovasi yang dilakukan dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bertujuan untuk turut mendukung program less cash society Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," terangnya.

Atas upaya mendorong penerapan transaksi non tunai, pada tahun 2018, Bank DKI mendapatkan Rekor MURI atas Pelayanan STNK secara Digital dengan Sistem Pembayaran QR Code Pertama.



Sumber: BeritaSatu.com