Asuransi Simas Jiwa Sosialisasi Anti-Pencucian Uang

Asuransi Simas Jiwa Sosialisasi Anti-Pencucian Uang
Acara Dialektika Hukum Anti-Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) diselenggarakan oleh PT Asuransi Simas Jiwa bersama entitas utama konglomerasi keuangan Sinarmas Financial Services PT Bank Sinarmas Tbk. ( Foto: Dok Asuransi Simas Jiwa )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Jumat, 7 Desember 2018 | 16:57 WIB

Jakarta- PT Asuransi Simas Jiwa bersama bersama entitas utama konglomerasi keuangan Sinarmas Financial Services PT Bank Sinarmas Tbk melakukan sosialisasi pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme melalui acara dialektika hukum kepada karyawan. Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan karyawan serta pengendalian internal perusahaan, dalam Anti-Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT)

Turut mengundang penyidik dan staf ahli Bareskrim Polri Kompol Adrianus Wilmar Bawimbang dan dihadiri Direktur Utama Asuransi Simas Jiwa IJ. Soegeng Wibowo, Direktur Kepatuhan Bank Sinarmas, Hanafi Himawan beserta jajaran direktur dan komisaris. "Isu pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme menjadi salah satu perhatian terbesar negara saat ini," kata Direktur Utama Asuransi Simas Jiwa IJ. Soegeng Wibowo, dalam keterangannya, Jumat (7/12).

Soegeng mengatakan program APU dan PPT menjadi perhatian pemerintah beberapa tahun belakangan ini sejalan dengan proses pendaftaran Indonesia menjadi member Financial Action Task Force (FATF). Salah satu kewajiban dari 40 rekomendasi yang harus dilakukan Indonesia adalah penerapan program APU dan PPT ini. "Bank Sinarmas dipilih sebagai salah satu objek penilaian penerapan APU dan PPT yang mewakili perusahaan jasa keuangan (PJK) di Indonesia," kata dia.

Hanafi Himawan mengatakan, rasio kejahatan meningkat seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. "Kami berharap acara ini rutin diselenggarakan sehingga seluruh perusahaan konglomerasi keuangan Sinarmas Financial Services dapat mendapat hal-hal baru," kata dia.

Melalui kegiatan ini, dia berharap dapat meningkatkan kepercayaan pemerintah sebagai pengawas perusahaan jasa keuangan. "Acara ini juga ikut mendukung program pemerintah dalam memutus aliran pencucian uang dan pemberantasan terorisme," kata dia.

Kegiatan ini juga sejalan dengan Peraturan OJK No.12/2017 tentang Penerapan Program Anti-Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme di Sektor Jasa Keuangan dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SE OJK), disebutkan perusahaan asuransi wajib menerapkan program antipencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme.

Acara ini merupakan program rutin yang dilakukan setiap tahun oleh perusahaan, dimana tahun lalu PT Asuransi Simas Jiwa mengadakan kegiatan serupa dengan mengundang Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE