Lippo Karawaci Lepas Saham Rumah Sakit di Myanmar US$ 19,5 Juta

Lippo Karawaci Lepas Saham Rumah Sakit di Myanmar US$ 19,5 Juta
OUE Lippo Healthcare ( Foto: The Edge )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Jumat, 11 Januari 2019 | 17:51 WIB

Jakarta - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menjual saham di dua rumah sakit Myanmar kepada OUE Lippo Healthcare Limited melalui PT Waluya Graha Loka (WGL) senilai US$ 19,5 juta (Rp 273,9 miliar) pada hari Kamis (10/1).

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia hari ini, LPKR mengatakan telah menandatangani Perjanjian Pengikatan Pembelian Saham (Conditional Share Purchase Agreement/PPPS) antara OUELH Healthcare Services (MM) Pte. Ltd dan OUELH Healthcare Assets (MM) Pte.Ltd -keduanya merupakan anak perusahaan yang secara tidak langsung dimiliki sepenuhnya oleh OUE Lippo Healthcare Limited- sebagai pembeli saham dengan PT WGL -yang merupakan anak perusahaan yang secara tidak langsung dimiliki sepenuhnya oleh LPKR- sebagai penjual saham.

OUE Lippo Healthcare Limited pada hari Kamis (10/1) mengumumkan di Bursa Singapura bahwa pihaknya telah mengakuisisi 40 persen saham di Yoma Siloam Hospital Pun Hlaing Limited (YSHPH) dan 35 persen saham di Pun Hlaing International Hospital Limited (PHIH) dengan nilai total US$ 19,5 juta.

"Ekspansi ke Myanmar adalah bagian dari strategi kami untuk mengembangkan jaringan kesehatan Pan-Asia. Dengan akuisisi ini, kami berada di posisi yang baik dalam menyediakan pelayanan kesehatan terjangkau untuk menjawab kebutuhan di salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat," kata Chairman OUELH Lee Yi Shyan dalam siaran persnya.

YSHPH dan PHIH adalah perusahaan Joint Venture dengan First Myanmar Investment Company Limited (FMI). Pasca-akuisisi, OUELH akan menjadi partner Joint Venture FMI dalam mengelola portfolio yang terdirin dari tiga rumah sakit, satu pusat medis dan dua klinik yang dioperasikan YSHPH. PHIH sendiri adalah pemiliki sewa tanah dan properti di lokasi fasilitas YSHPH.

YSHPH memiliki tiga rumah sakit dengan kapasitas 370 tempat tidur, terletak secara strategis di Yangon, Mandalay dan Taunggyi.



Sumber: BeritaSatu.com