Harga Emas Naik Tipis Dipicu Pelemahan Bursa Saham AS

Harga Emas Naik Tipis Dipicu Pelemahan Bursa Saham AS
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
/ WBP Selasa, 15 Januari 2019 | 08:58 WIB

Chicago - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Senin atau Selasa pagi WIB (15/1), ditopang pelemahan dolar AS dan penurunan bursa saham AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari naik US$ 1,80 atau 0,14 persen, menjadi US$ 1.291,30 per ounce.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,14 persen menjadi 95,55 pada pukul 18.29 GMT.

Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika dolar AS turun maka emas berjangka biasanya naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Logam kuning juga mendapat dukungan tambahan dari saham-saham di Wall Street karena Dow Jones Industrial Average, S&P 500 dan Indeks Komposit Nasdaq semuanya menderita kerugian moderat pada perdagangan Senin (14/1). Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup melemah 86,1 poin (0,36 persen) mencapai 23.910, Nasdaq composite index turun 65,6 (0,94 persen) mencapai 6.906, sedangkan S&P 500 index melemah 13,7 (0,53 persen) mencapai 2.583.

Ketika ekuitas turun, logam mulia biasanya naik, karena investor mencari aset-aset safe haven seperti emas.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 3,0 sen AS atau 0,19 persen, menjadi US$ 15,686 per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun US$ 15,5 atau 1,89 persen, menjadi US$ 802,50 per ounce.