Pemerintah Diminta Hilangkan Monopoli Penjualan Avtur
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemerintah Diminta Hilangkan Monopoli Penjualan Avtur

Selasa, 12 Februari 2019 | 16:23 WIB
Oleh : Lona Olavia / MPA

Jakarta, Beritasatu.com- Pemerintah diminta kembali meninjau kembali tata niaga avtur. Pasalnya, avtur bukan bahan bakar minyak (BBM) yang disubsidi, sehingga harganya tidak diatur. Dalam arti akan mengikuti mekanisme pasar dan kesepakatan antara penjual dan pembeli.

Oleh karena itu, akan lebih baik jika Pemerintah dapat meninjau tata niaga avtur sehingga diharapkan bisa menghilangkan monopoli sekaligus mengevaluasi value chain avtur.

“Pangkas mata rantai pasokan yang tidak perlu atau tidak efisien. Pertimbangkan juga penghapusan PPN terhadap avtur,” kata Pengamat penerbangan Alvin Lie ketika dihubungi Beritasatu.com di Jakarta, Selasa (12/2).

Alvin menuturkan, avtur memang didominasi Pertamina. Bila pun benar terjadi monopoli, itu bukan berdasar peraturan resmi, tapi melalui secara alamiah terbentuk. “Setahu saya, swasta boleh masuk, tapi tuntutan infrastruktur dan manajemen bandara membuat perusahaan swasta sulit menembus. Kita juga melihat jangan hanya di bandara Soekarno-Hatta. Semua bandara membutuhkan jaminan pasokan avtur. Termasuk bandara-bandara di kabupaten yang belum didukung infrastruktur transportasi laut dan darat untuk memasok avtur. Jadi, sebagai BUMN, Pertamina wajib sediakan avtur untuk bandara-bandara tersebut walau secara bisnis tidak menguntungkan,” katanya.

Lebih lanjut, sambungnya, akan sangat baik jika Presiden Jokowi juga mensyaratkan kepada swasta yang akan pasok avtur untuk bandara besar, juga wajib memasok avtur untuk bandara-bandara kecil di berbagai kabupaten. Dengan demikian, tegas Alvin, persaingan akan lebih adil.

“Sebaiknya dibuka agar para pemangku kepentingan memahami unsur apa saja yang terkandung dalam harga jual avtur,” ucapnya.

Untuk informasi, Presiden Jokowi hari ini memanggil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati untuk meminta kejelasan harga avtur di dalam negeri. Sebab, pihaknya menerima banyak keluhan terkait tingginya harga tiket pesawat untuk penerbangan di dalam negeri karena harga bahan bakar pesawat di Indonesia ternyata sangat mahal.

Sebelumnya, sehubungan dengan berkembangnya isu perihal harga tiket mahal
dan harga avtur baru-baru ini di media, Indonesia National Air Carriers Association (INACA)
memastikan bahwa pihaknya tidak pernah bermaksud untuk menyudutkan pihak-pihak tertentu. Adapun keterangan yang disampaikan tersebut sepenuhnya bertujuan untuk memberikan edukasi dan penjelasan terhadap masyarakat atas kondisi perkembangan industri penerbangan nasional dewasa ini.

“Mewakili seluruh anggota INACA, kami mohon maaf bila ada statemen dari INACA, atau anggota INACA lainnya yang menyampaikan tentang peningkatan harga tiket, dan dikaitkan dengan harga avtur sehingga hal tersebut menjadi polemik. Kami memastikan bahwa harga avtur tidak secara langsung mengakibatkan harga tiket pesawat menjadi lebih mahal. Beban biaya operasional penerbangan lainnya seperti leasing pesawat, maintenance dan lain laln memang menjadi lebih tinggi ditengah meningkatnya nilai tukar dollar Amerika Serikat,” kata Ketua Umum INACA IGN Askhara Danadiputra.

Sebagai lembaga nirlaba yang beranggotakan 34 maskapai penerbangan di Indonesia, INACA, sambungnya berkomitmen akan terus menjaga hubungan baik dengan semua pihak, baik relasi bisnis maupun relasi nonbisnis.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Avtur Turun, Harga Tiket Pesawat Seharusnya Ikut Turun

Kalau Pertamina turunkan harga avtur 10% pengaruhnya terhadap harga tiket sekitar 4%

EKONOMI | 12 Februari 2019

IHSG Ditutup Melemah ke 6.426

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,1 persen (68,67 poin) ke kisaran 6.426,33.

EKONOMI | 12 Februari 2019

Perkuat Bancassurance, BRI Life Sasar Nasabah BRI

BRI Life akan fokus memperdalam penetrasi pasar produk-produk asuransi mikro melalui jaringan BRI.

EKONOMI | 12 Februari 2019

Kasus Mesin Cuci "Meledak", Samsung Selesaikan Secara Damai

Penarikan dilakukan untuk model-model mesin cuci yang dibuat antara 2011 dan 2016.

EKONOMI | 12 Februari 2019

Kapal Cantrang Turun Drastis Jadi 635 Unit

Sementara sisanya udah beralih secara mandiri maupun difasilitasi dan melaut sebagian di Laut Arafura.

EKONOMI | 12 Februari 2019

Ini Klarifikasi INACA Soal Harga Tiket Pesawat

Harga avtur tidak secara langsung mengakibatkan harga tiket pesawat menjadi lebih mahal.

EKONOMI | 12 Februari 2019

Penguin Indonesia Perluas Distribusi Hingga ke Kalimantan

Saat ini telah siap untuk memasuki tahap konstruksi pembangunan pabrik baru yang terletak di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

EKONOMI | 12 Februari 2019

Kemtan Berkomitmen Bayar Utang Pupuk Bersubsidi

Utang Kemtan tercatat sebesar Rp 9 triliun yang merupakan sisa kurang bayar pemerintah terhadap pupuk bersubsidi sejak 2015 lalu.

EKONOMI | 12 Februari 2019

Sesi I, IHSG Terkoreksi 68 Poin ke 6.427

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,1 persen (68,33 poin) ke kisaran 6.426,67.

EKONOMI | 12 Februari 2019

Rupiah Siang Ini Melemah ke Rp 14.081

Rupiah berada di level Rp 14.081,5 per dolar AS atau terdepresiasi 47,5 poin (0,34 persen).

EKONOMI | 12 Februari 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS