Kebijakan Bagasi Berbayar Ranah Masing-masing Maskapai LCC
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kebijakan Bagasi Berbayar Ranah Masing-masing Maskapai LCC

Selasa, 12 Februari 2019 | 17:40 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Kebijakan bagasi berbayar dinilai sejumlah pengamat menjadi ranah masing-masing maskapai low cost carrier (LCC) dan sudah sesuai aturan. Maskapai tinggal menggencarkan sosialisasi atas kebijakan tersebut.

Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio mengatakan, untuk mengakhir polemik pro kontra bagasi berbayar ini maskapai diharapkan mengedepankan faktor proporsional dan mengencarkan sosialisasi baik dari sisi tarif atau acuan aturan yang berlaku.

"Tidak dipungkiri jika saat ini ada maskapai langsung mengenakan tarif yang cukup memberatkan ditambah lagi kurang sosialisasi, akhirnya terjadilah kegaduhan. Saya mempunyai keyakinan jika konsumen dikenakan tarif yang proporsional dan diberikan sosialisasi yang masif, penumpang bisa menerima kok," kata Agus Selasa (12/2).

Terkait desakan beberapa pihak yang meminta agar pemerintah mengatur masalah tarif bagasi ini, Agus menyarankan, agar Kementerian Perhubungan (Kemhub) tidak terlalu jatuh mengurusi masalah tersebut. "Pemerintah fokus saja terkait masalah keselamatan penerbangan," lanjut Pambagio.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemhub Polana B Pramesti mengingatkan, kembali bahwa maskapai yang menerapkan bagasi berbayar agar lebih maksimal sosialisasi terkait tarif yang dikenakan kepada pengguna jasanya. Hal tersebut dapat menjadi informasi yang mengedukasi penumpang baik melalui media elektronik, media cetak, maupun media sosial.

Pengamat penerbangan Alvin Lie mengungkapkan, masalah bagasi berbayar harus dilihat dari perspektif aturan di Indonesia dan internasional. Sebab sebagai bagian anggota penerbangan internasional, tepatnya resolusi International Air Transport Association (IATA) Nomor 302 Tahun 2011 ditegaskan bahwa maskapai diberikan kebebasan menentukan sendiri kebijakan bagasi.

"Di aturan tersebut disebutkan mulai membebaskan biaya bagasi seluruhnya, sebagian, atau mengenakan biaya pada bagasi yang dibawa penumpang. Tidak hanya itu, kewenangan pengenaan biaya juga boleh dengan penentuan tarif berdasarkan biaya per kilogram, biaya berdasarkan sektor, biaya sama rata, dan sebagainya," kata Alvin dalam keterangan resmi, yang diterima Selasa (12/2).

Apabila dilihat di dalam negeri, tambah Alvin, sejak dulu kebijakan bagasi tidak diatur sehingga maskapai bebas menentukan sendiri. Dalam Peraturan Menteri (PM) Nomor 185 Tahun 2015 ditegaskan bahwa maskapai berbiaya murah atau no frill boleh menerapkan bagasi berbayar atau tanpa bagasi gratis. Sedangkan maskapai kategori medium service dapat memberikan bagasi gratis hingga 15 kilogram (kg), lalu untuk full service maksimal 20 kg.

"Jadi terkait penerapan bagasi berbayar oleh maskapai LCC, jika dilihat dari aturan baik internasional atau Indonesia tidak menyalahi aturan. Sebab mereka berhak untuk itu," kata Alvin.



Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pengamat: Maskapai Harus Gencarkan Sosialisasi Bagasi Berbayar

Maskapai diminta mengedukasi penumpang baik melalui media elektronik, media cetak, maupun media sosial mengenai kebijakan bagasi berbayar.

EKONOMI | 12 Februari 2019

Kementerian BUMN: Harga Avtur Sangat Kompetitif

Pertamina diduga memonopoli harga avtur di Bandara Soekarno-Hatta.

EKONOMI | 12 Februari 2019

Indofood Hidupkan Kembali Biskuit Tahun 1990

Sudah sejak lama banyak masyarakat yang meminta.

EKONOMI | 12 Februari 2019

ESDM Hapus Wilayah Tambang Emas Silo

Masyarakat Jember keberatan dengan kegiatan pertambangan di daerah tersebut.

EKONOMI | 12 Februari 2019

Kemhub Sebut Avtur Berkontribusi 24 Persen Terhadap Operasional Maskapai

Kemhub menyebut komponen harga avtur berkontribusi sekitar 24% dari total biaya operasional maskapai.

EKONOMI | 12 Februari 2019

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.067,5

Rupiah berada di level Rp 14.067,5 per dolar AS atau terdepresiasi 33,5 poin (0,24 persen).

EKONOMI | 12 Februari 2019

Pemerintah Diminta Hilangkan Monopoli Penjualan Avtur

Pangkas mata rantai pasokan yang tidak perlu atau tidak efisien.

EKONOMI | 12 Februari 2019

Avtur Turun, Harga Tiket Pesawat Seharusnya Ikut Turun

Kalau Pertamina turunkan harga avtur 10% pengaruhnya terhadap harga tiket sekitar 4%

EKONOMI | 12 Februari 2019

IHSG Ditutup Melemah ke 6.426

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,1 persen (68,67 poin) ke kisaran 6.426,33.

EKONOMI | 12 Februari 2019

Perkuat Bancassurance, BRI Life Sasar Nasabah BRI

BRI Life akan fokus memperdalam penetrasi pasar produk-produk asuransi mikro melalui jaringan BRI.

EKONOMI | 12 Februari 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS