Barata Indonesia Akan Produksi Roda Kereta Api

Barata Indonesia Akan Produksi Roda Kereta Api
Direktur Utama Barata Indonesia, Oksarlidady Arifin, bersama Menristekdikti, Mohammad Nasir, saat meninjau fasilitas kapabilitas workshop dan pabrik machining centre di Gresik, Jawa Timur. ( Foto: Istimewa )
Amrozi Amenan / FER Selasa, 12 Februari 2019 | 19:07 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - PT Barata Indonesia (Persero) tahun ini akan memulai memproduksi roda kereta api untuk meningkatkan kapasitas manufaktur perusahaan.

Direktur Utama Barata Indonesia, Oksarlidady Arifin mengatakan, Barata Indonesia sebagai BUMN diminta Kementerian BUMN untuk mulai mengembangkan roda kereta api nasional untuk menggantikan arus impor.

Barata Indonesia pun optimistis dapat mengemban amanah tersebut mengingat selama ini juga telah dikenal sebagai perusahaaan yang memproduksi komponen kereta api, yakni Bogie, yang tidak hanya dikonsumsi oleh pasar lokal namun juga telah diekspor ke berbagai macam negara. Terlebih lagi ditunjang adanya machining center yang saat ini tengah dibangun untuk meningkatkan performa proses produksi roda kereta api.

"Rencananya tahun 2019 Barata Indonesia menargetkan untuk memulai proses produksi tahap pertama, dilanjutkan dengan tahap kedua pada tahun 2020 seraya menunggu kesiapan modal kerja," kata Oksarlidady, Selasa (12/2).

Oksarlisady menambahkan, keseriusan Barata Indonesia untuk memproduksi roda kereta api nasional juga mendapat dukungan dari beberapa pihak seperti Kementerian BUMN, Kemenristek, BPPT dan ITS. Hal itu ditunjukkan dengan kunjunga Menristekdikti, Mohammad Nasir, Deputi Bidang Usaha Pertambagan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, Rektor ITS Prof. Ir. Joni Hermana, M.ScES., dan perwakilan BPPT ke workshop Barata Indonesia pada 31 Januari 2019 lalu.

Dalam kunjungan tersebut mereka melihat langsung kesiapan fasilitas, kapabilitas workshop dan pabrik machining centre baru yang tengah dibangun oleh Barata Indonesia.

"Sebagai tindak lanjut kunjungan tersebut dan sesuai dengan arahan Menteri BUMN telah diinisiasi pembahasan road map pengembangan teknologi roda kereta api yang akan diprakarsai oleh Menristekdikti, melibatkan kalangan ilmuwan di akademisi ITS dan lembaga lainnya pada tanggal 7 Februari lalu di ITS Surabaya," pungkas Oksarlidady.



Sumber: Investor Daily