Holding BUMN Tambang Didorong Akuisisi Sebagian Saham Vale
Logo BeritaSatu

Holding BUMN Tambang Didorong Akuisisi Sebagian Saham Vale

Rabu, 13 Februari 2019 | 10:06 WIB
Oleh : Devie Kania / FMB

Jakarta, Beritasatu.com − Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mendorong Holding BUMN Tambang, misalnya PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) untuk dapat mengakuisisi sebagian saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Adapun tahun ini pemegang saham Vale Indonesia berniat melakukan divestasi 20 persen saham.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno menyatakan, pihaknya berharap perusahaan di Holding BUMN Tambang atau di bawah grup PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) dapat berpartisipasi untuk mengakuisisi sebagain saham Vale Indonesia.

Namun demikian, dia belum menginformasikan persentase saham yang didorong untuk diambil alih. ”Bisa perusahaan dari grup Inalum, misalnya Antam maupun yang lain (di holding tersebut),” ujar Fajar di Jakarta, Selasa (12/2).

Namun demikian, sejuah ini dia mengakui, pihaknya masih menunggu keputusan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). “Soalnya kalau sudah mulai (tahap divestasi 20 persen), kami melalui Grup Inalum atau Holding BUMN Tambang akan ikut,” tegas dia.

Adapun rencana divestasi 20 persen saham Vale Indonesia oleh pemegang sahamnya kepada perusahaan atau peserta dari Indonesia, merupakan bagian komitmen yang dipersyaratkan dalam amandemen kontrak karya pada 2014. Sesuai perjanjian, 40 persen saham Vale Indonesia harus dimiliki oleh peserta Indonesia.

Meski demikian, sejauh ini baru 20 persen saham di Vale Indonesia yang dimiliki oleh publik. Sedangkan, untuk sisa 20 persen berikutnya ditargetkan terealisasi pada 2019 atau lima tahun setelah penandatanganan amandemen kontrak karya Vale dan pemerintah Indonesia pada 2014.

Adapun, sebelunmnya Presiden Direktur Vale Indonesia Nico Kanter pernah menyatakan, secara grup pihaknya berkomitmen untuk mengurangi kembali 20 persen saham sesuai dengan dengan ketentuan pemerintah yang berlaku. Tenggat waktu realisasi hal tersebut jatuh pada Oktober 2019.

"Sesuai aturan saham tersebut akan ditawarkan kepada pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, badan usaha milik daerah (BUMD), ataupun swasta, atau bisa melalui mekanisme melepas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)," papar dia.

Lebih lanjut dia juga menyampaikan, pengurangan saham 20 persen di Vale Indonesia, indikasinya akan dilakukan proporsional antara induknya, yakni Grup Vale dan grup Sumitomo. Menilik struktur kepemilikan saham perseroan, Vale Canada Limited menggenggam 58,73 persen, dan Vale Japan Limited 0,55 persen.Sementara itu, Sumitomo Metal Mining Co Ltd 20,09 persen, Sumitomo Corporation 0,14 persen, dan publik 20,49 persen.



Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rupiah Menguat 42 Poin ke Rp 14.025

Rupiah berada di level Rp 14.025,5 per dolar AS atau terapresiasi 42 poin (0,3 persen).

EKONOMI | 13 Februari 2019

IHSG Dibuka Menguat Seiring dengan Pergerakan Bursa Asia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,33 persen (22,2 poin) ke kisaran 6.448,54.

EKONOMI | 13 Februari 2019

Bumi Resources Rencanakan Kawasan Industri US$ 2,5 M

Kawasan industri tersebut untuk gasifikasi batubara yang akan mengurangi beban biaya bahan bakar.

EKONOMI | 13 Februari 2019

PTDI Butuh $119 Juta Untuk Tingkatkan Produksi Pesawat N219

Perseroan butuh dana US$ 119 juta untuk mendukung ekspansi fasilitas produksi pesawat terbang N219.

EKONOMI | 13 Februari 2019

PGN Ekspansi 4,7 Juta Jaringan Gas Senilai Rp 12 T

Khusus 2019, perseroan prediksikan penambahannya mencapai 800.000 jaringan gas baru.

EKONOMI | 13 Februari 2019

Harga Avtur Tinggi, Jokowi Beri Dua Pilihan ke Pertamina

Presiden Joko Widodo meminta Pertamina menurunkan harga avtur.

EKONOMI | 12 Februari 2019

Harga Avtur Tinggi, Ini Tanggapan Jusuf Kalla

Tingginya harga avtur akibat belum ada badan usaha selain PT Pertamina memiliki fasilitas penampung avtur di bandara.

EKONOMI | 12 Februari 2019

Sido Muncul Naikkan Anggaran Donasi Tiga Kali Lipat

Berlico Farma membantu Wisma Kasih Bunda senilai Rp 200 juta.

EKONOMI | 12 Februari 2019

Disnakertrans Jatim Dorong Digitalisasi Pelaporan K3

Digitalisasi akan memberikan kemudahan bagi perusahaan dalam melakukan pengawasan K3.

EKONOMI | 12 Februari 2019



TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS