Logo BeritaSatu

Kemhub Hitung Kembali Komponen Biaya Maskapai

Rabu, 13 Februari 2019 | 14:40 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan (Kemhub) tengah menghitung ulang komponen-komponen biaya maskapai guna mendapat nilai terkini atas sejumlah komponen tersebut.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti menjelaskan, harga tiket pesawat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), harga avtur, serta biaya-biaya jasa terkait lainnya.

Kontribusi komponen-komponen itu terhadap total biaya maskapai ditetapkan terakhir dalam Peraturan Menteri Perhubungan (PM) 14/2016 tentang Mekanisme Formulasi Perhitungan dan Penetapan Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Kelas Ekonomi.

"Dari harga terkait tersebut sesuai dengan PM 14/2016 itu kira-kira pengaruh persentase harga avtur 24 persen. Tapi itu tahun 2016 dengan asumsi harga (avtur) di 2015 akhir hingga 2016 awal serta dengan asumsi pula load factor 65 persen," jelas Polana di Jakarta, Rabu (13/2).

Namun, kata Polana, kontribusi avtur terhadap total biaya maskapai bisa saja mengalami perubahan sehingga Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemhub melakukan pengkajian kembali atas komponen-komponen biaya tersebut.

"Kalau kemarin disampaikan oleh Pak Presiden dan maskapai, harga avtur yang 40 persen. Kami saat ini sedang dalam proses melakukan kajian kembali terhadap komponen yang mempengaruhi tarif dasar maskapai," ujar Polana.

Dia menambahkan, Kemenhub sudah melaksanakan rapat dengan PT Pertamina terkait harga avtur. Di rapat itu disampaikan oleh Pertamina bahwa harga avtur yang dirilis BUMN tersebut sudah kompetitif.

Polana menyebutkan, apabila ada penurunan harga avtur tentu akan berpengaruh terhadap struktur biaya maskapai secara keseluruhan sehingga bisa dilakukan penyesuaian tarif. Tetapi, Kemhub masih melakukan perhitungan mendalam atas komponen-komponen biaya maskapai.

"Saya belum bisa kasih info karena sekarang sedang dilakukan pengkajian oleh Balitbang. Hari ini dan besok panggil maskapai untuk lakukan penghitungan kembali terhadap tarif tersebut. Direktur angkutan udara juga sedang lakukan rapat dengan airline soal tarif," papar dia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bisnis Makanan Menggeliat, Lakuliner Ekspansi 100 Cabang

Lakuliner, jaringan dapur rumah online melakukan ekspansi cabang di berbagai titik di Jabodetabek

EKONOMI | 21 Mei 2022

Subsidi Energi Ditambah, Erick Sebut Tarif Tidak Naik

Erick Thohir menyambut baik dukungan DPR terhadap usulan pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait penambahan subsidi energi.

EKONOMI | 21 Mei 2022

Sona Dorong Pengusaha dan UMKM Jakarta Tembus Pasar Global

Sona menegaskan, Hipmi Jaya senantiasa mengajak pengusaha dan UMKM Jakarta memanfaatkan kesempatan dan peluang usaha yang ada di pasar global.

EKONOMI | 21 Mei 2022

Mentan Sebut Stok Hewan Ternak untuk Iduladha Aman dari PMK

Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan stok hewan ternak untuk hari raya Iduladha dipastikan aman dari PMK.

EKONOMI | 21 Mei 2022

Pekan Ini IHSG Naik 321 Poin, Kapitaliasi Tambah Rp 286 T

IHSG sepanjang pekan ini meningkat 321 poin (4,85%) menjadi 6.918,144 dari posisi 6.597,993 pada pekan sebelumnya.

EKONOMI | 21 Mei 2022

Harga Emas Catat Kenaikan Mingguan karena Pelemahan Dolar

Harga emas di pasar spot naik 0,17% menjadi US$ 1.844,82 per ons, sementara harga emas berjangka AS menguat 0,12% menjadi US$ 1.843,5.

EKONOMI | 21 Mei 2022

Harga Minyak Naik karena Pelonggaran Lockdown Tiongkok

Harga minyak naik tipiskarena rencana larangan Uni Eropa terhadap minyak Rusia dan pelonggaran penguncian Covid-19 di Tiongkok.

EKONOMI | 21 Mei 2022

Meski Larangan Ekspor CPO Dicabut, RI Bukan Eksportir Terbesar Lagi

Dengan kembali dibukanya keran ekspor CPO, tidak menjadikan Indonesia dalam waktu dekat sebagai negara pengekspor CPO terbesar lagi.

EKONOMI | 21 Mei 2022

Klaster Baru Green Paradise City Milik Samara Rampung 2022

Samara Land menargetkan klaster terbaru Green Paradise City di Parung Panjang, bisa rampung pada tahun 2022.

EKONOMI | 21 Mei 2022

Wall Street bak Roller Coaster karena Kekhawatiran Resesi

Meningkatnya kekhawatiran resesi mendorong bursa AS Wall Street masuk ke pasar bearish (tertekan) pada Jumat (20/5/2022).

EKONOMI | 21 Mei 2022


TAG POPULER

# DNA Pro


# CPO


# PDSI


# SEA Games


# Hari Kebangkitan Nasional


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bisnis Makanan Menggeliat, Lakuliner Ekspansi 100 Cabang

Bisnis Makanan Menggeliat, Lakuliner Ekspansi 100 Cabang

EKONOMI | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings