Rupiah Menguat Tipis ke Rp 14.059
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.662 (-0.19)   |   COMPOSITE 6338.51 (20.69)   |   DBX 1329.17 (13.03)   |   I-GRADE 184.48 (-0.19)   |   IDX30 515.715 (0.41)   |   IDX80 138.838 (-0.03)   |   IDXBUMN20 409.612 (-1.08)   |   IDXESGL 142.422 (-0.38)   |   IDXG30 145.816 (-0.74)   |   IDXHIDIV20 454.583 (0.64)   |   IDXQ30 147.765 (0.09)   |   IDXSMC-COM 298.595 (-0.51)   |   IDXSMC-LIQ 365.651 (-2.93)   |   IDXV30 136.758 (-0.11)   |   INFOBANK15 1078.32 (-6.36)   |   Investor33 444.53 (0.07)   |   ISSI 183.756 (1.09)   |   JII 631.17 (2.63)   |   JII70 223.177 (0.26)   |   KOMPAS100 1240.03 (1.04)   |   LQ45 967.718 (-0.06)   |   MBX 1724.61 (3.72)   |   MNC36 328.799 (0.24)   |   PEFINDO25 328.487 (-1.79)   |   SMInfra18 313.342 (1.77)   |   SRI-KEHATI 378.358 (-0.22)   |  

Rupiah Menguat Tipis ke Rp 14.059

Rabu, 13 Februari 2019 | 16:36 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada siang hari perdagangan hari ini, Rabu (13/3), terpantau menguat ke kisaran Rp 14.000.

Menurut data Bloomberg, rupiah pukul 16.28 WIB di pasar spot exchange berada di level Rp 14.059 per dolar AS atau terapresiasi 8,5 poin (0,06 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.067,5. Transaksi rupiah hari ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.014-Rp 14.059 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,47 persen ke Rp 15.924,87, rupiah terhadap pound sterling terdepresiasi 0,35 persen ke Rp 18.135,43, rupiah terhadap yen menguat 0,11 persen ke Rp 127,03, rupiah terhadap yuan melemah 0,18 persen ke 2.079,48, rupiah terhadap dolar Singapura melemah 0,24 persen ke Rp 10.373.

Menurut data IMQ21, rupiah sore ini berada di level Rp 14.006 atau terapresiasi 61 poin (0,43 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 14.067. Rupiah berada di level terlemah di Rp 14.055 dan terkuat di Rp 13.996.

Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah pada perdagangan hari ini berada di kurs tengah Rp 14.027 atau terapresiasi 61 poin dari perdagangan sebelumnya Rp 14.027. Rupiah diperdagangkan di kisaran Rp 14.097 (kurs jual) dan Rp 13.957 (kurs beli).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IHSG Berbalik Melemah ke 6.419

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,11 persen ke kisaran 6.419,1.

EKONOMI | 13 Februari 2019

KPK Berkomitmen Kawal Roadmap Implementasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

KPK kawal roapman jaminan sosial ketenagakerjaan.

EKONOMI | 13 Februari 2019

Kemenkop dan UKM Prioritas Penanggulangan Bencana bagi KUMKM

Kemkop dan UKM prioritas bantu pelaku usaha KUMKM yang terkena bencana.

EKONOMI | 13 Februari 2019

Ini Hambatan yang Dihadapi Fintech Syariah

Fintech Syariah terhambat salah satu syarat memiliki dewan pengawas.

EKONOMI | 13 Februari 2019

Kemhub Hitung Kembali Komponen Biaya Maskapai

Harga tiket pesawat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kurs rupiah, avtur, dll.

EKONOMI | 13 Februari 2019

1.500 Hektare Lahan Didaftarkan Asuransi via Aplikasi SIAP

SIAP menjadi salah satu jawaban keluhan dinas pertanian di seluruh Indonesia.

EKONOMI | 13 Februari 2019

Sesi I, IHSG Menguat 0,2% ke 6.438,3

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,2 persen (11,98 poin) ke kisaran 6.438,3.

EKONOMI | 13 Februari 2019

Siang Ini, Rupiah Menguat 49 Poin ke Rp 14.018

Rupiah berada di level Rp 14.018,5 per dolar AS atau terapresiasi 49 poin (0,35 persen).

EKONOMI | 13 Februari 2019

Holding BUMN Tambang Didorong Akuisisi Sebagian Saham Vale

Tahun ini pemegang saham Vale Indonesia berniat melakukan divestasi 20 persen saham.

EKONOMI | 13 Februari 2019

Rupiah Menguat 42 Poin ke Rp 14.025

Rupiah berada di level Rp 14.025,5 per dolar AS atau terapresiasi 42 poin (0,3 persen).

EKONOMI | 13 Februari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS