Harga Minyak Bervariasi Akibat Ekspektasi Kenaikan Stok AS
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Harga Minyak Bervariasi Akibat Ekspektasi Kenaikan Stok AS

Rabu, 20 Maret 2019 | 09:27 WIB
Oleh : WBP

New York, Beritasatu.com - Harga minyak mentah dunia bervariasi pada akhir perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB (20/3/2019), karena pasar memperkirakan peningkatan persediaan minyak Amerika Serikat (AS). Sementara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengisyaratkan kemungkinan perpanjangan kesepakatan pengurangan produksi yang sedang berlangsung hingga paruh kedua tahun ini.

Patokan AS minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April, turun US$ 0,06 menjadi US$ 59,03 per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei, naik US$ 0,07 menjadi US$ 67,61 per barel di London ICE Futures Exchange.

Persediaan minyak mentah AS diperkirakan telah meningkat minggu lalu, menurut jajak pendapat terbaru Reuters. Perkiraan tersebut muncul sebelum data mingguan resmi yang ditetapkan Badan Informasi Energi AS (EIA) pada Rabu waktu setempat (19/3/2019) atau Kamis WIB.

OPEC dan sekutunya, termasuk Rusia, yang dikenal dengan OPEC+ telah mengisyaratkan akan memperpanjang kesepakatan pengurangan pasokan sebesar 1,2 juta barel per hari, yang akan berakhir Juni, sesuai kondisi pasar.



Sumber: Xinhua, Antara


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Awal Perdagangan, IHSG Naik di Tengah Tekanan Bursa Asia

Pukul 09.10 WIB, IHSG naik 6 poin (0,09 persen) menjadi 6.486.

EKONOMI | 20 Maret 2019

Awal Sesi, Rupiah Menguat di Tengah Pelemahan Mata Uang Asia

Dolar Hong Kong melemah 0,0001 (0,00 persen) mencapai 7,8499 per dolar AS.

EKONOMI | 20 Maret 2019

Harga Emas Menguat Jelang Berakhirnya Pertemuan the Fed

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April, naik US$ 5,00 atau 0,38 persen, menjadi US$ 1.306,50 per ounce.

EKONOMI | 20 Maret 2019

Dow Jones dan S&P Melemah, Nasdaq Menguat

Para pelaku pasar akan memantau tentang prospek ekonomi The Fed.

EKONOMI | 20 Maret 2019

BPKN: Penyelesaian Aduan Konsumen Terkendala Aturan

BPKN menerima ratusan pengaduan setiap tahun, sejak 2017 lalu. Namun masih banyak pengaduan yang belum tuntas terkait keterbatasan peraturan yang ada.

EKONOMI | 20 Maret 2019

Gapki-DMSI Dukung Pemerintah Gugat UE ke WTO

UE dianggap tidak memperdulikan kondisi di Indonesia bahwa sawit memiliki tiga peran yang sangat penting.

EKONOMI | 20 Maret 2019

OVO Perluas Layanan dengan Tiga Kemitraan Strategis

OVO terus menghadirkan inovasi untuk menjawab kebutuhan pengguna dan merchant.

EKONOMI | 19 Maret 2019

Startup Industri Alas Kaki Dinilai Potensial

Kemperin mendorong generasi milenial berkecimpung di industri alas kaki.

EKONOMI | 19 Maret 2019

Kemperin Dorong Pemda Gunakan Produk Sneaker Lokal

Produk sneakers lokal dinilai memiliki potensi besar baik di pasar dalam negeri maupun ekspor.

EKONOMI | 19 Maret 2019

Pemerintah Seharusnya Tidak Impor Bawang Putih

Kenaikan harga bawang putih dipicu regulasi RIPH yang semakin memberatkan swasta.

EKONOMI | 19 Maret 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS