Logo BeritaSatu

Ini Dua Langkah Pemerintah Gugat UE ke WTO

Rabu, 20 Maret 2019 | 13:29 WIB
Oleh : L Gora Kunjana / AO

Pontianak, Beritasatu.com - Pemerintah tengah mempersiapkan dua langkah untuk menggugat Uni Eropa (UE) ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menyusul disetujuinya rancangan aturan Delegated Regulation oleh Komisi Uni Eropa pada 13 Maret 2019.

“Kita mempersiapkan dua cara atau langkah untuk melakukan gugatan ke WTO, yakni melalui panel dan dispute settlement body (DSB). Ini memerlukan proses enam bulan untuk diajukan ke WTO,” kata Deputi bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Perekonomian, Musdalifah Mahmud, dalam pembukaan acara Borneo Forum ke-3 di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (20/3/2019).

Musdalifah menjelaskan, Indonesia memiliki senjata strategis untuk melakukan gugatan ke WTO dengan mendorong tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) mengingat kebijakan WTO selalu mengacu pada SDGs.

“Sawit menjadi alat untuk mencapai SDGs. Karena, yang utama adalah pengurangan kemiskinan. Tanpa sawit, bagaimana mengatasi kemiskinan yang ada di negara kita. Bagaimana membangun perekonomian rakyat di daerah-daerah terpencil,” katanya.

Dalam SDGs, jelas dia, ada 17 tujuan dengan 169 capaian yang terukur dan tenggat yang telah ditentukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai agenda dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia dan bumi, di antaranya pengentasan masyarakat miskin.

“SDGs itu sudah diratifikasi oleh 158 negara. Artinya, secara global sudah diterima. Tetapi, kenapa di antara 17 tujuan itu, UE menunjuk masalah lingkungan sebagai tolok ukur untuk menolak kelapa sawit sebagai pencampur biodiesel. Ini bisa menjadi pemicu, kalau kita tidak menolak berarti kita mengakui bahwa Indonesia melakukan praktik-praktik deforestasi,” ucapnya.

Menurut Musdalifah, ini yang perlu diluruskan bahwa sawit penyebab deforestasi. Padahal, sawit justru menghijaukan kembali lahan kosong yang kayu hutannya sudah diambil untuk pembangunan. “Kelapa sawit tumbuh di lahan terbuka. Untung ada kelapa sawit, sehingga hutan di Kalimantan itu hijau kembali dan menghasilkan oksigen,” ujarnya.

Dalam hal ini, UE mengabaikan kontribusi kelapa sawit yang lain, seperti meningkatkan produktivitas, efisiensi lahan, dan yang terutama memberikan kehidupan kepada jutaan rakyat Indonesia. “Tidak sampai di situ, kelapa sawit juga berkontribusi membangun akses infrastruktur jalan, sarana dan prasarana, tempat ibadah, hingga sekolah," ujar dia.

Mengenai efisiensi lahan dan produktivitas, Sekjen Dewan Masyarakat Sawit Indonesia (DMSI) Bambang Aria Wisena mengungkapkan, berdasarkan kajian International Union for Conservation of Nature (IUCN), sawit lebih hemat sembilan kali lipat dibandingkan tanaman penghasil minyak nabati lain dalam penggunaan lahan.

“Selain itu, kelapa sawit memiliki produktivitas 3,8 metrik ton (MT) per hektare per tahun. Sementara, rapeseed oil (minyak biji bunga mataharai) hanya 0,6 MT dan minyak kedelai 0,5 MT per hektare per tahun,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Musdalifah juga meminta seluruh pemangku kepentingan sawit untuk bersatu melawan perlakuan diskriminatif UE terhadap kelapa sawit Indonesia. “Kalau tidak bersatu, kita bisa tumbang. Karena, goyangannya sudah pada level dunia. Mereka (UE) sudah melihat kelapa sawit sebagai ancaman terhadap komoditas mereka, yakni soybean dan rapeseed. Kita harus melawan keputusan UE. Ini perjuangan yang tidak gampang. Karena itu kita harus bersatu,” kata dia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bursa Eropa Ditutup Melemah Setelah Data Pekerjaan AS

Indeks Stoxx 600 di bursa Eropa berakhir turun 1,1%, dengan semua bursa utama dan sebagian besar sektor diperdagangkan di zona merah.

EKONOMI | 8 Oktober 2022

Gandeng Influencer, Hermesien Closet Perluas Jangkauan Market Digital

Hermesien Closet memperluas jangkauan market digital dengan menggandeng influencer. Hal itu seiring dengan majunya era digital.

EKONOMI | 8 Oktober 2022

Kemenhub Tetapkan BPLJSKB sebagai Badan Layanan Umum

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) sebagai Badan Layanan Umum (BLU).

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Dolan-dolan, Cara Springhill Group Bangkitkan Semangat Kerja

Perusahaan pengembang properti, Springhill Group bersiap kembali bangkit untuk melanjutkan berbagai aktivitas bisnis.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Airlangga: Delapan Investor Tanamkan Investasi Pusat Data di Batam

Airlangga Hartarto mengatakan, sudah lebih dari delapan investor yang berinvestasi dalam pengembangan pembangunan pusat data di Batam.

EKONOMI | 8 Oktober 2022

Jokowi Apresiasi UMKM Bali yang Menembus Pasar Luar Negeri

Presiden Jokowi mengapresiasi UMKM Bali yang dapat menembus pasar luar negeri usai membuka Konferensi ke-3 WCCE Tahun 2022 di Nusa Dua, Bali

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Emil Dardak Terpilih sebagai Presiden EAROPH 2022-2024

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Emil Dardak dipercaya sebagai Presiden Organization for Planning and Human Settlements (EAROPH) periode 2022-2024.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Jokowi Apresiasi Pengembangan Industri Bioteknologi

Presiden Jokowi mengapresiasi pengembangan industri bioteknologi yang memproduksi vaksin dengan platform teknologi berbasis messenger RNA (mRNA) di tanah air.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Lintasarta dan PPA Dukung Artajasa untuk Perkuat Layanan Transaksi Digital

Lintasarta melakukan kerja sama strategis dengan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) mendukung Artajasa untuk memperkuat layanan transaksi digital

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Menhub Dapat Surat Cinta dari Driver Ojol, Begini Isinya

Isi surat cinta driver ojek online (ojol) kepada Menteri Perhubungan (Menhub), sampaikan terima kasih dan makin semangat cari orderan karena tarif naik.

EKONOMI | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi Tak Salami Kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bursa Eropa Ditutup Melemah Setelah Data Pekerjaan AS

Bursa Eropa Ditutup Melemah Setelah Data Pekerjaan AS

EKONOMI | 14 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings