Konstruksi Satelit Satria Dimulai Akhir 2019
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Konstruksi Satelit Satria Dimulai Akhir 2019

Rabu, 20 Maret 2019 | 17:37 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pada tahun 2022 mendatang, pemerintah Indonesia berencana meluncurkan Satria (Satelit Indonesia Raya) dengan teknologi high-throughput satellite (HTS) atau satelit dengan karakteristik internet berkecepatan tinggi. Konstruksi awal satelit ini akan dimulai akhir 2019. Upaya ini dilakukan agar 150.000 titik di daerah pelosok yang tidak terjangkau kabel serat optik dalam proyek Palapa Ring bisa ikut menikmati internet berkecepatan tinggi.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, menyampaikan, proses seleksi untuk menentukan badan usaha yang nantinya akan melaksanakan proyek Satria saat ini masih berlangsung. Dua perusahaan yang saat ini tersisa dalam proses lelang yaitu Konsorsium Iforte HTS dan PT Pasifik Satelit Nusantara. Ruang lingkup proyek meliputi pembiayaan, perancangan, pengadaan, pembangunan, peluncuran, pengoperasian, hingga pemeliharaan.

"April nanti, perkiraannya sudah bisa ditetapkan siapa pemenang yang akan melaksanakan proyek satelit multifungsi ini,” kata Rudiantara kepada Beritasatu.com, di acara Fastival Palapa Ring, di Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Dijelaskan Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo, Anang Latif, pada tahap akhir proses lelang ini, Konsorsium Iforte HTS dan PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) akan memasukkan penawaran harga. Nantinya akan dinilai harga yang paling efisien dalam konteks keuangan negara.

"Setelah ditentukan pemenang dari tender ini, konstruksi awal satelit Satria akan segera dimulai pada akhir 2019," kata Anang Latief.

Penyediaan satelit ini juga menggunakan dana PNBP Universal Service Obligation/USO, yang dipungut dari 1,25 persen pendapatan kotor dari operator telekomunikasi. Skema bisnisnya pun sama seperti proyek Palapa Ring yang saat ini tengah merampungkan Paket Timur.

"Investasi awal untuk pembangunan satelit ini menjadi urusan pihak swasta pemenang tender. Sumber dananya bisa dari lembaga keuangan dalam negeri atau pun luar negeri. Setelah diluncurkan dan siap memberikan layanan, barulah kita mengembalikan investasinya. Pemerintah akan bayar setiap bulan dalam jangka waktu 15 tahun, setelah itu satelit ini akan jadi milik Pemerintah,” terang Anang Latief.

Untuk menjangkau 150.000 titik di daerah pelosok mulai dari sekolah, kantor desa, puskesmas, hingga rumah sakit, total kapasitas yang disediakan oleh Satelit Satria nantinya akan mencapai 150 Gigabits per second (Gbps), atau 10 kali lipat dari kapasitas Satelit Nusantara Satu yang diluncurkan 22 Februari 2019 lalu.

Namun, tidak harus menunggu sampai 2022 untuk bisa menikmati internet berkecepatan tinggi tersebut. Anang menyampaikan, sambil menunggu Satelit Satria beroperasi, pemerintah akan menyewa lima satelit untuk mencukupi kebutuhan internet di 150.000 titik tersebut, salah satunya menyewa Satelit Nusantara Satu milik PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN).

"Dalam proses transisi ini, kebutuhan kita sekitar 40-an Gbps. Jadi kita akan menyewa lima satelit dulu, dari dalam negeri dan juga luar negeri, sehingga masyarakat tidak harus menunggu sampai 2022 untuk bisa menikmati internet berkecepatan tinggi,” kata Anang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ditutup Menguat 45 Poin, Rupiah Terbaik di Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.177-Rp 14.234 per dolar AS.

EKONOMI | 20 Maret 2019

Telin Ajak Pemain Global Garap Pasar Digital Indonesia

Ajang Batic 2019 diharapkan bisa mengkonversi potensi yang dimiliki Indonesia untuk go global.

EKONOMI | 20 Maret 2019

IHSG Ditutup Naik ke 6.482 di Tengah Tekanan Jual Bursa Asia

Sebanyak 213 saham menguat, 156 saham melemah, dan 159 saham stagnan.

EKONOMI | 20 Maret 2019

Setelah Dana Desa dan Kelurahan, Pemerintah Kaji Dana Kecamatan

Kemkeu akan duduk bersama dengan Kemdagri untuk memilih instrumen paling efektif dan tepat.

EKONOMI | 20 Maret 2019

Ekspansi Mitra 10 di Cirebon, CSAP Perkuat Segmen Ritel Modern

2019 Catur Sentosa berencana membuka lima toko Mitra10 type Superstore.

EKONOMI | 20 Maret 2019

BUMN Ajak Masyarakat Masuki Era Cashless Society dengan LinkAja

Di Indonesia, platform pembayaran dengan memanfaatkan smartphone banyak bermunculan seiring dengan berpijak pada ekosistem bisnis yang ada.

EKONOMI | 20 Maret 2019

Taspen Propeti Bangun Apartemen Aspena Residence di Tangerang

Taspen Properti, anak usaha PT Taspen (Persero) membangun apartemen Aspena Residance di Tangerang, tepatnya di jalan Halim Perdana Kusuma, Batu Ceper, Tangerang, Banten. Prosesi ground breaking dilaksanakan pada, Rabu 20 Maret 2019 oleh Dirut Taspen Iqbal Latanro

EKONOMI | 20 Maret 2019

BGR Posisikan Diri sebagai Digital Logistic Company

Perseroan memberikan apresiasi kepada 30 pelanggan setia.

EKONOMI | 20 Maret 2019

Dirut BEI Yakini Pemilu 2019 Tak Banyak Pengaruhi Harga Saham

Pemilu memang akan berdampak terhadap bursa saham domestik, namun tidak akan berpengaruh signifikan.

EKONOMI | 20 Maret 2019

Siang Ini, Rupiah Menguat Terbaik di Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.205-Rp 14.234 per dolar AS.

EKONOMI | 20 Maret 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS