Logo BeritaSatu

Kospin Pracico Inti Utama Bidik Pembiayaan Syariah

Rabu, 20 Maret 2019 | 17:52 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Potensi pasar pembiayaan syariah di Indonesia sangat besar, mengingat jumlah penduduk pemeluk agama Islam terbesar di dunia. Hal ini merupakan modal awal untuk menarik ke pembiayaan syariah, dengan memberikan kemudahan pelayanan dan margin yang bersaing misalnya.

Pengamat ekonomi syariah, Misbahul Ulum, mengatakan, ekonomi syariah Indonesia dari awal merupakan gerakan masyarakat dari bawah dan berkembang secara natural tanpa adanya aturan keistimewaan dari pemerintah.

"APBN kita tidak mengalokasikan khusus ditempatkan di perbankan syariah. Demikian juga pembiayaan, tidak ada insentif apapun ketika melakukan pembiayaan dengan sistem syariah," kata Misbahul Ulum dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Baca Juga: Kospin Pracico Luncurkan Aplikasi Pracico Privilege

Berbeda dengan Malaysia, kata Misbahul Ulum, di mana perkembangan ekonomi didasari oleh keinginan yang kuat dari pemerintah, sehingga berbagai aturan baik funding ataupun pembiayaan, ada keberpihakan pemerintah di situ, seperti penempatan dana APBN dan berbagai insentif terhadap pembiayaan syariah.

Melihat peluang yang begitu besar, Pracico Inti Utama (PIU) yang merupakan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah, di bawah naungan holding company Multi Inti Sarana Group (MIS Group), hadir dan giat memberikan layanan kepada para anggotanya dengan mengedepankan prinsip kerja sama, bagi hasil, dan saling menguntungkan.

Saat ini, PIU memiliki dua produk andalan yaitu Simpanan Berjangka Mudharabah Beriman dan Pembiayaan Syariah Murabahah Beriman. Jumlah anggotanya saat ini sekitar 300 orang dan hingga akhir 2019 ditargetkan sekitar 500 orang.

CEO PIU, Djamil Hasyim, mengakui, kehadiran PIU sebagai kospin dan pembiayaan syariah mendapat respon positif dari anggota.

"Meskipun baru beroperasi April tahun lalu, koperasi ini memiliki produk simpanan berjangka dari para anggotanya yang sudah mencapai Rp 472,6 miliar pada akhir tahun lalu. Sedangkan hingga akhir tahun ini ditargetkan sekitar Rp 700 miliar," terang Djamil.

Diakui Djamil, PIU menyalurkan pembiayaan untuk membidik segmen menengah. Besarnya pinjaman sekitar Rp 750 juta hingga Rp 2,5 miliar. PIU akan memberikan pinjaman dana kepada orang yang memiliki keperluan mendesak dengan agunan rumah yang harus dikosongkan dengan jangka waktu 9 bulan. "Apabila dalam 9 bulan tidak ada pelunasan, rumah yang dijaminkan menjadi milik PIU dan akan dijual kembali," kata Djamil.

Baca Juga: Koperasi Jadi Motor Utama Penggerak Ekonomi

Saat ini, kata Djamil, PIU telah menyalurkan pembiayaan di sejumlah kota seperti Surabaya, Malang, Semarang, Cirebon, Medan, dan Tanjung Pinang. "Tahun ini kami sedang mempersiapkan perwakilan di beberapa kota lagi seperti Magelang, Tasikmalaya, Pekanbaru dan Jambi. Idealnya kami berada di setiap ibukota provinsi," ujar Djamil.

Menurut Djamil, PIU sedang mempersiapkan berbagai strategi untuk mempercepat penyaluran dana, mulai dari pelatihan tenaga marketing, melakukan diversifikasi produk, memperkecil jumlah pinjaman, dan memperbanyak jumlah perwakilan.

Misbahul Ulum yang juga Anggota Dewan Pengawas Syariah PIU berpendapat, untuk memperbesar penyaluran dana maka PIU harus melakukan berbagai inovasi. Misalnya dengan memberikan pembiayaan terhadap komunitas atau kelompok, talangan umroh atau haji, dan lain-lain.

Diakui Misbahul, dalam sistem syariah, dana pihak ketiga tersebut merupakan amanah dari masyarakat untuk dikembangkan, karena pada dasarnya dana pihak ketiga yang ditempatkan di lembaga keuangan syariah itu merupakan investasi dari anggota dengan sistem bagi hasil.

"PIU akan lebih inovatif dalam penyaluran dana tanpa mengurangi prudence dan risiko tetap terjaga," tegas Misbahul.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Di Bawah Tekanan Jual, IHSG Melemah 1,9% dalam Sepekan

IHSG terkoreksi sebesar 1,92% sepanjang pekan ini (26-30/9/2022) menjadi 7.040,798 dari posisi 7.178,583.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

September Kelabu di Wall Street, S&P 500 Turun 9%

Wall Street jatuh dalam perdagangan bergejolak pada hari Jumat (30/9/2022). Indeks S&P 500 jatuh ke level terendah baru 2022.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Bahan Baku Jadi Tantangan Target Ekspor Mebel US$ 5 Miliar

Target ekspor industri mebel dan kerajinan di Indonesia sebesar US$ 5 miliar pada 2024 membutuhkan pasokan bahan baku.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Harga Pertamax Turun Per 1 Oktober, Dex Series Naik

Harga Pertamax turun Rp 600 menjadi Rp 13.900 per liter dari sebelumnya Rp 14.500 per liter untuk wilayah Jawa Bali mulai hari ini Sabtu (1/10/2022).

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Luncurkan FinGreen, QNET Dorong Kemajuan Literasi Keuangan

QNET meluncurkan FinGreen, program literasi keuangan untuk pemberdayaan masyarakat kurang mampu.

EKONOMI | 30 September 2022

Brand Dituntut Kreatif di Tengah Ketatnya Kompetisi Digital

Peningkatan jumlah pengguna internet dari tahun ke tahun memberikan peluang bagi pelaku bisnis dalam meningkatkan brand awareness.

EKONOMI | 30 September 2022

Asabri Serahkan Santunan Program JKM Prajurit TNI AU

Asabri menyerahkan santunan dari manfaat program JKM (Jaminan Kematian) kepada ahli waris Serda Khodir yang meninggal dunia saat aktif berdinas.

EKONOMI | 30 September 2022

Jasa Raharja Dukung Pengembangan Ekowisata di Wakatobi

Kontribusi Jasa Raharja untuk mendukung pengembangan ekowisata di Wakatobi tersebut diberikan melalui sejumlah kegiatan.

EKONOMI | 30 September 2022

Kawasan TOD Dukung Mobilitas dan Hemat Biaya Transportasi

Konsep TOD mengintegrasikan desain ruang kota untuk menyatukan orang, kegiatan, bangunan, dan ruang publik melalui konektivitas.

EKONOMI | 30 September 2022

Bank Muamalat Bukukan Pembiayaan Rp 18,93 Triliun

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk membukukan total pembiayaan mencapai Rp 18,93 triliun pada semester I 2022, turun signifikan 32,12%.

EKONOMI | 30 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Badai Ian Bergerak ke Carolina, 21 Dilaporkan Tewas di Florida

Badai Ian Bergerak ke Carolina, 21 Dilaporkan Tewas di Florida

NEWS | 27 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings