Mandiri Perkuat Pasar Kredit Sindikasi

Mandiri Perkuat Pasar Kredit Sindikasi
Sepanjang 2018, Mandiri tercatat telah memimpin 36 transaksi kredit sindikasi senilai USD 4,127 miliar. ( Foto: beritasatu,com )
Nurlis E Meuko / NEF Senin, 28 Januari 2019 | 09:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Bank Mandiri terus memperkuat penyaluran kredit sindikasi. Sepanjang 2018, Mandiri tercatat telah memimpin 36 transaksi kredit sindikasi senilai USD 4,127 miliar. Pencapaian ini menempatkan Bank Mandiri di urutan teratas di Tanah Air sebagai Mandated Lead Arranger dan Bookrunner dalam data League Table Report yang di rilis Bloomberg.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Royke Tumilaar mengemukakan, prestasi ini menunjukkan bahwa Bank Mandiri terlibat aktif dan semakin dipercaya dalam memimpin sindikasi di Indonesia.

"Penyaluran pembiayaan dengan pola sindikasi dianggap efektif untuk mendukung pelaksanaan proyek-proyek besar, khususnya sektor infrastruktur. Pencapaian ini juga merupakan salah satu komitmen kami dalam berperan aktif mendukung upaya pengembangan bisnis untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional melalui aliansi dengan bank lain. Kami meyakini, dengan aliansi, peran perbankan dalam mendukung pengembangan ekonomi, dapat lebih optimal," kata Royke Tumilaar.

Bank Mandiri, lanjut Royke, menjadikan kredit sindikasi sebagai salah satu fokus perseroan, bersama dengan pengembangan pembiayaan secara structured finance. Hal ini terutama untuk pengembangan infrastruktur di Tanah Air dimana porsi dari total pembiayaan Bank Mandiri cukup besar yaitu pembangunan jalan tol sebesar 32%, ketenagalistrikan 32% dan industri pertambangan 25%.

Salah satu pendanaan yang disalurkan untuk pengembangan infrastruktur adalah project Jakarta Tollroad Development, yang terdiri dari enam ruas jalan tol dalam kota Jakarta. Untuk tahap 1 dibangun ruas Semanan-sunter dan Sunter-Pulogebang dengan panjang 30 km dan pembiayaan sebesar Rp 13,7 triliun.

Mandiri juga mendukung pembiayaan sindikasi untuk pembangunan jalan tol pertama di Kalimantan yaitu Ruas Balikpapan–Samarinda dengan total pembiayaan sebesar Rp 6,98 triliun. Untuk sektor kelistrikan sendiri, sepanjang tahun 2018 Bank Mandiri terlibat dalam pembiayaan dengan total nilai Rp 52 triliun.



Sumber: BeritaSatu.com