3 Kali, Sri Mulyani Jadi Menkeu Terbaik se-Asia Pasifik

3 Kali, Sri Mulyani Jadi Menkeu Terbaik se-Asia Pasifik
Sri Mulyani. ( Foto: Antara )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Kamis, 4 April 2019 | 12:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati kembali dinobatkan sebagai Menkeu Terbaik di Asia Pasifik Tahun 2019 versi majalah keuangan FinanceAsia pada 2 April 2019. Sebelumnya, FinanceAsia telah menobatkan Sri Mulyani sebagai Menkeu Terbaik se-Asia Pasifik pada tahun 2017 dan 2018.

Menurut FinanceAsia, dalam keterangan pers Kementerian Keuangan (Kemkeu) yang dipublikasikan Kamis (4/4/), Menkeu Sri Mulyani berhasil membawa perekonomian Indonesia ke arah yang lebih baik, dengan mencatatkan defisit anggaran terendah dalam enam tahun terakhir pada 2018 (1,76 persen dari Produk Domestik Bruto). "Melalui program Amnesti Pajak yang diluncurkan pada 2016-2017, Sri Mulyani juga berhasil meningkatkan kepatuhan pajak (tax compliance), yang pada akhirnya berhasil meningkatkan penerimaan perpajakan," demikian katerangan tertulis Kemkeu yang dikutip Beritasatu.com.

Melalui Global Green Sukuk, Menkeu Sri Mulyani juga mengantarkan Indonesia menjadi negara Asia pertama yang menjual green bonds, surat utang yang digunakan secara spesifik untuk membiayai proyek-proyek untuk iklim dan lingkungan, yang terjual hingga US$ 1,25 miliar. Selain itu, di tengah pelemahan nilai tukar seiring perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok, pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) juga dinilai berhasil menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Finance Asia mengeluarkan penilaian kinerja Menteri Keuangan di kawasan Asia Pasifik. Media ini melakukan penilaian dengan melihat bagaimana para Menteri Keuangan tersebut mengelola keuangan negara dalam kurun waktu satu tahun di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi dan geopolitik global.

Daftar menkeu terbaik di Asia Pasifik tahun 2019, versi FinanceAsia:

  • Sri Mulyani Indrawati dari Indonesia;
  • Carlos Dominguez dari Filipina;
  • Heng Swee Keat dari Singapura;
  • Josh Frydenberg dari Australia;
  • Paul Chan dari Hong Kong;
  • Piyush Goyal dari India;
  • Liu Kun dari Tiongkok;
  • Hong Nam-Ki dari Korea Selatan;
  • Lim Guan Eng dari Malaysia;
  • Apisak Tantivorawong dari Thailand;
  • Su Jain-Rong dari Taiwan;
  • Taro Aso dari Jepang.


Sumber: BeritaSatu.com