CSIS Garap Pergudangan di Bogor dan Sukabumi

CSIS Garap Pergudangan di Bogor dan Sukabumi
Desain proyek Olympic City, Bogor, Jawa Barat
Edo Rusyanto / EDO Kamis, 4 April 2019 | 23:52 WIB

 

Jakarta – PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) berencana merangsek ke bisnis pergudangan di kawasan Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat pada 2019. Masuknya perseroan ke bisnis pergudangan sebagai jurus penguatan pendapatan berkesinambungan (recurring income).

"Tahun ini, kami berharap bisa menggaet penyewa untuk bisnis pergudangan," ujar Direktur Utama PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) Au Bintoro, dalam publikasi di Jakarta, Rabu (3/4).

Dia menambahkan, gudang yang dibangun perseroan berdiri di atas lahan seluas 10 hektare (ha) yang akan dibangun bertahap. Bisnis pergudangan bagian dari sayap bisnis konstruksi perseroan. Selain pergudangan, bisnis lainnya adalah pengadaan furniture dan pembangunan pabrik.

Menurut dia, tahun 2019 bisnis sewa gudang diyakini memperkuat keuangan perseroan. Jumlah pendapatan yang bakal dikantongi cukup signifikan. Hal tersebut mengingat luas area yang dimiliki dan calon penyewa utama adalah perusahaan cukup ada nama. "Kini, kami dalam tahap pembahasan perjanjian dengan calon penyewa gudang," papar Au Bintoro.

Perseroan selama ini mengandalkan bisnis properti hunian untuk mendulang pendapatan. Proyek utama saat ini adalah Pine Garden, hunian tapak dua lantai di kawasan Bogor. Tahun 2017, hunian Pine Garden dibanderol Rp 700 juta hingga Rp 900 juta per unit, namun kini dilego berkisar Rp 1,1 miliar hingga Rp 1,5 miliar per unit tergantung type nya. “Prospek Pine Garden sangat menjanjikan, selain capital gain, proyek kami juga menghadirkan hunian yang nyaman dan ramah lingkungan,” jelas Au Bintoro.

Pada 2019, CSIS menargetkan pendapatan secara marketing Rp 150 miliar dari Pine Garden. "Hingga kini kami telah menjual 129 unit hunian di Pine Garden. Target hingga Desember 2019 kami mulai serah terima secara bertahap," jelas dia.

Pine Garden merupakan bagian dari Olympic City seluas 25 hektare yang kelak menjadi pusat kawasan bisnis (Central Business District/CBD) Bogor. Selain hunian tapak, nantinya di Olycmpic City juga hadir hunian vertikal (apartemen), perkantoran, dan mal Olympic Interjunction seluas 90.000 meter persegi.

Menurut perkiraan, tahun 2019, CSIS akan menggarap proyek senilai Rp 200 miliar, hal ini merupakan bagian dari langkah perseroan untuk memperkuat kinerja keuangan.

PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran saham perdana (initial public offering /IPO) pada 10 Mei 2017 dengan menawarkan harga perdana Rp 300/saham. Perseroan melepas 207 juta saham dan meraih dana Rp 62,10 miliar dari pasar modal.



Sumber: Investor Daily