BRIncubator Siapkan UMKM Masuk Pasar Ekspor

BRIncubator Siapkan UMKM Masuk Pasar Ekspor
Kepala Desk Inkubator Bisnis Mikro dan Ritel Bank BRI, Joko Purwanto, di acara media gathering BRI yang diselenggarakan di Cipanas, Jawa Barat, Sabtu, 6 April 2019. ( Foto: BeritaSatu Photo / Herman )
Herman / YUD Minggu, 7 April 2019 | 15:43 WIB

Cipanas, Beritasatu.com - Guna memfasilitasi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia agar bisa merambah pasar ekspor, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sejak 2018 telah meluncurkan program BRIncubator.

Kepala Desk Inkubator Bisnis Mikro dan Ritel Bank BRI, Joko Purwanto menyampaikan, BRIncubator merupakan program yang berorientasi pada pemberian akses pembiayaan dan peningkatan kapasitas serta kapabilitas UMKM secara digital, dan juga fokus pada validasi ekspor. Melalui program ini, diharapkan para UMKM bisa "naik kelas", sehingga bisa semakin memperluas pasarnya baik nasional maupun internasional.

"Kami menginkubasi UMKM, istilahnya memberikan gizi sehingga keberlangsungan UMKM bisa terus tumbuh lagi, bisa naik kelas," kata Joko Purwanto, di acara media gathering BRI yang diselenggarakan di Cipanas, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2019).

Dijelaskan Joko, BRIncubator merupakan pengembangan dari program Rumah Kreatif BUMN (RKB) yang fokus memberikan pendampingan pada tiga hal. Pertama adalah "Go Modern" yang mendidik para UMKM agar bisa mengemas produknya sesuai dengan kebutuhan pasar. Kedua "Go Digital" untuk mengajarkan para UMKM agar bisa memanfaatkan platform digital untuk mempromosikan produknya seperti lewat media sosial.

Selanjutnya adalah "Go Online" untuk melatih para UMKM agar bisa menjual produknya di marketplace online, atau membuat platform online sendiri. Sementara BRIncubator berorientasi pada ekspor atau "Go Global".

Untuk menyiapkan UMKM yang siap merambah pasar ekspor, Joko menjelaskan ada empat tahapan yang dilalui, yaitu pra-inkubasi, inkubasi, akselerasi, dan rapid growth. Untuk pra-inkubasi, tahapan ini lebih kepada perkenalan basis bisnis yang dilakukan di Rumah Kreatif BUMN di seluruh Indonesia.

"Memasuki tahap inkubasi, kita mulai mengajarkan bagaimana mengelola bisnis, manajerialnya seperti apa, membuat proses produksi SOP-nya seperti apa, hingga bagaimana pemasarannya," terang Joko.

Selanjutnya adalah akselerasi. Di tahap ini, UMKM mulai diperkenalkan cara yang efektif untuk berjualan di platform online atau media sosial, misalnya bagaimana menggunakan advetorial yang menjual, atau membuat tampilan yang menarik di media sosial.

Yang terakhir adalah rapid growth. Pada tahap ini, BRI memberikan pendampingan dan pelatihan selama tiga bulan untuk UMKM terpilih yang benar-benar telah siap masuk pasar ekspor. Setelah mengikuti rangkaian program ini, para UMKM peserta BRIncubator juga tetap mendapatkan pendampingan. RKB dan Kanwil BRI akan tetap memonitor para UMKM tersebut, termasuk memberikan dukungan dari sisi permodalan.



Sumber: BeritaSatu.com