Saham Pengembang Resor di Bali Diminati Para Investor

Saham Pengembang Resor di Bali Diminati Para Investor
Pasir putih pantai Atuh, Nusa Penida, Bali ( Foto: istimewa )
Edo Rusyanto / EDO Senin, 8 April 2019 | 12:31 WIB


Jakarta, Berisatu.com - Pengembang proyek resort and spa di Nusa Penida, Bali, PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI) diminati para investor. Saat melakukan penawaran pekan lalu, CPRI mengalami kelebihan pemesanan (oversubscribe) 83 kali. CPRI akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 April 2019.

"CPRI oversubscribed 83 kali porsi pooling, sedangkan harga pelaksanaan IPO (initial public offering) Rp 125 per lembar saham," ujar Head of Investment Banking UOB Kay Hian Sekuritas John Octavianus, dalam siaran pers, di Jakarta, Minggu (7/4).

Pengembang ini berencana membangun 30 vila dengan investasi sekitar Rp 150 miliar pada tahap awal. Resort and spa itu terletak di Pantai Atuh, Nusa Penida dan fokus membidik segmen wisatawan mancanegara asal Eropa.

Terkait saham yang ditawarkan kepada investor, CPRI melepas 683.375.000 lembar atau sebesar 28,08% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Sedangkan perolehan dana IPO mencapai Rp 85,42 miliar.

Pelaksanaan IPO berlangsung dari 29 Maret 2019 hingga 4 April 2019. Dalam melaksanakan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) Capri Nusa menunjuk UOB Kay Hian selaku penjamin emisi pelaksana efek. "Capri adalah pionir beach club and resort di Nusa Penida dan akan menjadi alternatif destinasi wisata di Bali," kata John.

Sementara itu, Direktur Utama PT Capri Nusa Satu Properti, Tbk Jansen Surbakti mengaku, pendapatan perseroan tahun 2019 ditargetkan meningkat menjadi Rp 25 miliar dibandingkan dengan Rp 20 miliar pada 2018. Pendapatan tersebut berasal dari bisnis resort dan beach club serta sewa perkantoran.

"Kami optimistis target pendapatan 2019 dapat direalisasikan," tegas dia, Minggu (7/4).

Optimisme itu mencuat seiring tambahan modal kerja yang dikantongi Capri Nusa dari dana hasil IPO. Penggunaan dana IPO akan dimanfaatkan Capri Nusa untuk menyelesaikan proyek convention center dan perkantoran di Jatiwaringin, Jakarta Timur. Selain itu, untuk pembangunan resort and spa berstandar internasional di Nusa Penida, Bali.



Sumber: Investor Daily