JSKY Kuasai 40% Pasar Panel Surya

JSKY Kuasai 40% Pasar Panel Surya
Pabrik PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) di kawasan Bogor, Jawa Barat. ( Foto: istimewa )
Edo Rusyanto / EDO Senin, 8 April 2019 | 14:25 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – (JSKY) menargetkan pertumbuhan penjualan sebanyak 30% pada tahun 2019 dibanding tahun sebelumnya. Hingga kini, produsen panel surya lokal pertama di Indonesia tersebut, telah menguasai 40% pasar panel surya di dalam negeri.

“Pasar domestik JSKY terbagi dua, yaitu proyek-proyek pemerintah dan umum. JSKY menguasai sekitar 80% proyek pemerintah yang umumnya berupa proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di desa-desa. Sedangkan untuk umum atau swasta, market share kami berkisar 30-40%,” kata Direktur Utama PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) Jackson Tandiono, dalam siaran pers, di Jakarta, Senin (8/4/2019).

Dia menambahkan, pasar domestik saat ini masih diramaikan oleh produk-produk impor. Padahal, pemerintah juga telah berkomitmen untuk mencapai target pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) hingga 23% pada 2025, dengan proyeksi energi surya meningkat dari 5.000 MWp pada 2019 menjadi 6.400 MWp pada 2025.

“JSKY mengambil kesempatan strategis tersebut untuk masuk ke pasar dalam negeri. Sebagai produsen solar panel, kami memproduksi sendiri panel surya di Indonesia, termasuk memberi layanan solusi kepada konsumen,” papar dia.

Menurut Jackson, saat ini produk panel surya miliknya juga kian praktis dari sisi pemasangan, sehingga memudahkan bagi konsumen PLN yang tertarik untuk menggunakan sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). “Kami sangat antusias memproduksi teknologi zero emission ini, khususnya di Indonesia sebagai negara tropis yang menerima pancaran sinar matahari sepanjang tahun, agar pemanfaatan energi matahari di Indonesia semakin optimal,” kata dia.

Selain panel surya, lanjut dia, JSKY juga memiliki beragam produk hingga solusi sistem pemasangan solar rooftop yang aman, terkendali, dan efisien. Beberapa pemanfaatan produk JSKY di antaranya adalah untuk lampu penerangan jalan, termasuk di jalan tol serta pemakaian di industri-industri manufaktur maupun konsumen rumah tangga.

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan produk JSKY yang ramah lingkungan dengan mobilitas tinggi guna memudahkan konsumen dalam ketersediaan energi terbarukan,” ujar Jackson.

Produk panel surya JSKY saat ini, urai dia, dipasarkan di dalam dan luar negeri. Untuk pasar luar negeri di antaranya negara-negara Eropa, Amerika Serikat, dan Kanada. Komposisi penjualan JSKY seimbang antara dalam dan luar negeri, masing-masing 50% dari total penjualan.

“Tahun ini, kami menargetkan pertumbuhan penjualan berkisar 30% dibandingkan tahun 2018. Hal ini didukung oleh peningkatan kapasitas produksi JSKY dari 100 MWp menjadi 200 MWp,” kata Jackson. Seiring meningkatnya teknologi
energi terbarukan, tegas dia, JSKY akan terus berkomitmen dalam memberikan solusi energi yang ramah lingkungan.



Sumber: Investor Daily