Astragraphia Dukung UMKM di Industri Kreatif

Astragraphia Dukung UMKM di Industri Kreatif
Astragraphia Luncurkan Mesin Production Printer Fuji Xerox PrimeLink C9065, untuk tingkatkan daya jual produk UMKM, di Jakarta, Selasa (9/4/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Feriawan Hidayat )
Feriawan Hidayat / FER Selasa, 9 April 2019 | 16:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Astragraphia Document Solution meluncurkan mesin cetak dengan teknologi inovatif, Fuji Xerox PrimeLink C9065 untuk menyasar usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Direktur PT Astra Graphia Tbk, Mangara Pangaribuan, mengatakan, seiring pesatnya pertumbuhan UMKM di Indonesia yang ditunjang booming e-Commerce, mesin production printer Fuji Xerox PrimeLink C9065 hadir untuk menjawab kebutuhan usaha digital printing dan UMKM.

"Perkembangan UMKM yang pesat merupakan salah satu perhatian kami. Semakin banyak UMKM yang bergerak, tentu perekonomian juga akan terdorong untuk terus bertumbuh," ujar Mangara di sela acara diskusi "Peran Digital Print on Demand untuk UMKM" di Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Fuji Xerox PrimeLink C9065

Baca Juga: Astragraphia Targetkan 40% Pangsa Pasar Mesin Multifungsi

Mangara Pangaribuan menambahkan, kehadiran mesin production printer Fuji Xerox PrimeLink C9065 merupakan pelengkap dari berbagai rangkaian seri mesin production printer dari Astragraphia Document Solution dalam memberikan solusi digital print on demand bagi pelaku UMKM.

"Kami yakin dengan hadirnya mesin ini dapat mendorong pertunbuhan bisnis industri kreatif secara menyeluruh, mulai dari para pelaku UMKM yang menggeluti industri kreatif maupun pelaku UMKM pemilik print shop, sekaligus berkontribusi terhadap perkembangan perekonomian nasional," tandas Mangara.

Chief of Graphic Communication Services PT Astra Graphia Tbk, Eko Wahyudi, mengatakan, berdasarkan data yang dirilis IDC, di sepanjang tahun 2018 mesin production printer berwarna serta monokrom Fuji Xerox menjadi market leader di Indonesia dengan pangsa pasar (market share) sebesar 61 persen dan 75 persen. Sebagai market leader, pihaknya optimistis dapat memenuhi kebutuhan digital printing bagi pelaku UMKM dengan menawarkan digital print on demand.

"Pelaku usaha mikro hingga menengah dapat mencetak kebutuhannya di print shop sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan yang tidak mungkin dipenuhi oleh mesin cetak offset. Kami berharap, fleksibilitas yang ditawarkan Fuji Xerox PrimeLink C9065 dapat mendorong UMKM untuk terus berkreasi dalam menciptakan kemasan produk dan berbagai materi promosi produk yang menarik dengan hasil yang optimal dan berkualitas,” kata Eko Wahyudi.

Eko Wahyudi menambahkan, selain mendukung usaha mikro hingga menengah dalam menciptakan kualitas dan fleksibilitas hasil cetak, khusus bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang menggeluti usaha print shop juga dapat berinvestasi untuk memiliki Fuji Xerox PrimeLink C9065, mengingat industri percetakan akan terus bertumbuh seiring dengan meningkatnya jumlah UMKM di Indonesia.

"Selain itu, Astragraphia berkomitmen untuk selalu menyediakan layanan terbaik bagi pelanggan dengan menyediakan spare part dan consumables yang tersebar di 92 pusat layanan dan 32 kantor cabang di Indonesia,” tambah Eko.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Usaha Mikro Kecil Menengah Indonesia (Akumindo), Ikhsan Ingratubun, mengatakan, UMKM telah memberikan kontribusi sebesar 60 persen untuk PDB Indonesia dan menyerap tenaga kerja Indonesia sebesar lebih dari 96 persen.

"Sekitar 60 juta UMKM ada di Indonesia, dan 55 juta diantaranya termasuk dalam kategori usaha mikro, dimana usaha mikro dapat menghasilkan omzet sebesar Rp 300 juta dalam satu tahun. Dari 55 juta pelaku usaha mikro tersebut, terbanyak adalah bidang usaha kuliner yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia,” jelas Ikhsan.

Ikhsan menambahkan, UMKM perlu menjadikan tampilan produk sebagai prioritas utama untuk pengembangan ciri khas produknya. Selain mengutamakan kualitas, tampilan produk baik berupa kemasan atau packaging, maupun beragam materi promosi produk sangat menentukan peningkatan nilai jual.

"Pengemasan produk yang eye catching, kreatif, colorful, modern, berkelas dan presisi dapat meningkatkan nilai tambah dan omzet suatu produk,” tegas Ikhsan.



Sumber: BeritaSatu.com