Kemhub Siap Kelola Bandara di Pagar Alam Sumsel

Kemhub Siap Kelola Bandara di Pagar Alam Sumsel
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. ( Foto: Kemhub )
Thresa Sandra Desfika / WBP Selasa, 9 April 2019 | 19:47 WIB

Pagar Alam - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Pagar Alam untuk menyerahkan pengelolaan Bandara Atung Bungsu, Pagar Alam, Sumatera Selatan (Sumsel) kepada Kementerian Perhubungan (Kemhub).

"Permintaannya Pak Wali Kota, bagaimana kalau Bandara Atung Bungsu ini bisa diserahterimakan oleh pemda (pemerintah daerah) kepada pemerintah pusat. Saya mengapresiasi bahwa tanahnya sudah disiapkan, keinginan untuk menyerahkan juga ada, insyallah akan kita proses karena akan kita terima dan akan kita kembangkan bandara ini," jelas Menhub Budi Karya Sumadi dalam keterangannya, Selasa (9/4/2019).

Dengan pengalihan pengelolaan ini, akan dilakukan perpanjangan landasan yang semula 1.340 m menjadi 1.600 m agar dapat dilandasi pesawat berbadan besar. Selain itu, Menhub mengatakan terminal penumpang juga akan direnovasi. "Kami akan coba mengembangkan bandara ini dengan memperpanjang landasan menjadi paling tidak 1.600 m dan juga merenovasi terminal. Agar turis kalau datang ke Pagar Alam itu tidak ragu-ragu," ungkap Menhub Budi Karya Sumadi.

Hal ini didukung pernyataan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang menyatakan bahwa saat ini operasional dan pelayanan Bandara Atung Bungsu di bawah pengelolaan pemerintah kota (pemkot) masih belum maksimal. Dia meminta untuk dapat dialihkan pengelolaannya oleh pemerintah pusat. Harapannya, akan ada penambahan maskapai dan penerbangan menuju dan dari Pagar Alam.

"Dari tahun 2007 bandara ini selalu dioperasionalkan oleh pemkot yang pembiayaannya tidak sederhana, sehingga tidak bisa maksimal pelayanannya. Maka kami memohon untuk dapat dikelola oleh Kemenhub saja. Alhamdulillah Pak Menteri sudah menerima itu, mudah-mudahan nanti ada penambahan maskapai atau penambahan penerbangan," harap Gubernur Herman Deru.

Setelah ini akan dilakukan tahap administrasi untuk kemudian dilakukan serah terima. Proses administrasi ini akan memakan waktu kurang lebih 3-4 bulan, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan landasan pada tahun 2020 dan proses renovasi terminal pada tahun 2021. "Proses administrasi sampai ke serah terima itu butuh 3-4 bulan. Target pertama serah terima dulu kemudian tahun 2020 mulai kita perpanjang runway. Setelah itu 2021 terminalnya kita bangun," tutur Menhub Budi.



Sumber: BeritaSatu.com