Debat Capres Terakhir Harus Bahas Dua Masalah Ekonomi Ini

Debat Capres Terakhir Harus Bahas Dua Masalah Ekonomi Ini
Core Indonesia menggelar diskusi media tentang Review Ekonomi Triwulan 1 2019 dan Jelang Debat Capres Ke-5", di Jakarta, Selasa, 9 April 2019 ( Foto: Herman / Herman )
Herman / MPA Selasa, 9 April 2019 | 20:10 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam debat Capres tahap kelima yang akan digelar Sabtu (13/4/2019) mendatang, Direktur Riset CORE Indonesia, Piter Abdullah Redjalam berharap agar kedua calon Presiden bisa memunculkan masalah utama perekonomian Indonesia dan menawarkan solusinya.

Dalam pengamatan Piter, selama ini isu ekonomi dibahas secara parsial, fokus pada masalah dan bukan solusi. Masalah yang dimunculkan juga bukan masalah utama, serta tidak ada grand strategy untuk mengatasi masalah-masalah utama perekonomian.

"Pengamatan saya terkait dengan debat Capres atau proses kampanye dan Pilpres, kalau kita lihat isu ekonomi selalu dibahas secara parsial, bahkan bisa dikatakan yang diangkat isu kecil seperti harga cabailah dan bukan masalah inti yang harusnya diangkat di dalam level Pilpres," kata Piter Abdullah, di acara diskusi media yang digelar CORE Indonesia, di Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Menurut Peter, selama ini kedua Paslon hanya sibuk dengan keyakinan masing-masing. Satu paslon sibuk menyampaikan kritikannya, sementara paslon lain sibuk menyampaikan capaian yang sudah dilakukan.

Karenanya, dalam debat terakhir nanti, Piter berharap agar Paslon bisa mengangkat isu yang lebih spesifik mengenai permasalahan utama Indonesia dan solusinya. Misalnya di sektor keuangan, ada dua masalah utama yang perlu diangkat. Pertama adalah suku bunga tinggi yang menyebabkan Indonesia mengalami high cost economy, lalu persoalan struktur ekonomi yang lemah, di mana Indonesia sudah bertahun-tahun mengalami defisit neraca transaksi berjalan (Current Account Deficit/ CAD).

"Dua masalah utama sektor keuangan kita adalah suku bunga tinggi, serta persoalan CAD yang berlangsung bertahun-tahun dan tidak pernah diselesaikan secara tuntas oleh rezim-rezim sebelumnya. Ini harus dibahas dalam debat nanti," ujar Piter.



Sumber: BeritaSatu.com