IHSG Dibuka Melemah Seiring dengan Bursa Global

IHSG Dibuka Melemah Seiring dengan Bursa Global
Seorang Investor memperhatikan layar pergerakan saham di galeri Sekuritas, Jakarta. Pada penutupan perdagangan kemarin, IHSG berkurang tipis 2,553 poin (0,04%) ke 6.064,589. Sementara, Indeks LQ45 naik tipis 0,952 poin (0,09%) ke 1.019,658. (Sumber: Investor Daily/DAVID)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Rabu, 10 April 2019 | 09:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,4 persen (26,9 poin) ke kisaran 6.457,45 pada awal perdagangan hari ini, Rabu (10/4/2019).

Menurut Hariyanto Wijaya, analis Mirae Asset Sekuritas, IHSG ditutup menguat +0,9 persen dipimpin oleh sektor bank karena investor asing terus membukukan pembelian bersih. Meskipun IMF memangkas proyeksi pertumbuhan global ke level terendah sejak krisis keuangan di tengah prospek pertumbuhan negara maju yang melemah, IMF tetap mempertahankan proyeksi pertumbuhan PDB Indonesia FY19 sebesar 5,2 persen. Pertumbuhan PDB Indonesia yang stabil ini diharapkan dapat menarik semakin banyak aliran dana masuk.

"Karenanya, kami memperkirakan IHSG akan diperdagangkan mixed ke level yang lebih tinggi hari ini karena berlanjutnya aliran masuk asing," kata Hariyanto dalam risetnya hari ini.

Indeks AS ditutup lebih rendah karena kekhawatiran lemahnya laba bersih 1Q19 dan perlambatan ekonomi AS karena IMF memangkas proyeksi pertumbuhan PDB AS untuk FY19 menjadi 2,3 persen, turun sebesar 0,2 persen sejak proyeksi global pada
Januari 2019. Earnings season AS 1Q19 akan dimulai sejak Jumat. Laba bersih 1Q19 perusahaan S&P 500 diperkirakan turun 2,5 persen YoY, meskipun pendapatannya diperkirakan meningkat 4,8 persen YoY

Saham-saham unggulan yang tergabung dalam Investor33 turun 0,5 persen ke kisaran 473,82, indeks LQ45 turun 0,5 persen ke kisaran 1.019,35, JII turun 0,6 persen ke 704,92.

Sektor agri datar, industri dasar turun 0,4 persen, konsumsi turun 0,3 persen, keuangan turun 0,4 persen, infrastruktur turun 1,1 persen, manufaktur turun 0,3 persen, tambang turun 0,3 persen, aneka industri turun 0,3 persen, properti turun 0,5 persen, perdagangan turun 0,2 persen.

Di bursa Asia hari ini, Nikkei 225 turun 0,88 persen ke 21.611,19, Topix turun 1,01 persen ke 1.602,41, Hang Seng Hong Kong turun 0,65 persen ke 29.960,62, CSI 300 turun 0,55 persen ke 4.053,17, S&P/ASX 200 Australia naik 0,02 persen ke 6.2223,1, Straits Times Index turun 0,09 persen ke 3.322,53.

Di penutupan Wall Street sebelumnya, Dow Jones Industrial Average turun 0,72 persen ke 26.150,58, S&P 500 turun 0,61 persen ke 2.878,2, Nasdaq turun 0,56 persen ke 7.909,228, NYSE turun 0,722 persen ke 12.849,71.

 



Sumber: BeritaSatu.com