CFCD Harapkan Peserta ISDA 2019 Bertambah

CFCD Harapkan Peserta ISDA 2019 Bertambah
Ketua Umum CFCD Sudarmanto saat berbicara dalam peluncuran ISDA 2019, Selasa 9 April 2019. ( Foto: dok )
Yudo Dahono / YUD Selasa, 9 April 2019 | 20:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Malam anugerah penghargaan bagi para pelaku pembangunan berkelanjutan atau yang biasa dikenal dengan istilah Indonesian Sustainable Development Goals Award (ISDA) 2019 yang akan digelar pada 6 September 2019 mendatang diharapkan oleh Corporate Forum for Community Development (CFCD) sebagai fasilitator acara akan melahirkan pemenang-pemenang baru dari berbagai perusahaan sebagai pemimpin di bidang Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayahnya masing-masing.

Dalam peluncuran ISDA 2019 yang digelar di Hotel Aston Priority di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019), menurut Ketua Umum CFCD Sudarmanto nantinya pada malam anugerah, perusahaan-perusahaan yang concern dengan pengembangan masyarakat maupun peduli pada lingkungan disekitarnya secara konsisten dan berkesinambungan pastinya memiliki peluang yang besar untuk keluar sebagai para juara dalam ISDA 2019 yang akan digelar di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan.

Pada kesempatan yang sama Ketua CFCD Sudarmanto juga menambahkan bahwa pada pelaksanaan ISDA 2019, jumlah perusahaan yang berpartisipasi jauh lebih banyak jika dibandingkan pada pelaksanaan ISDA yang pertama maupun ISDA yang kedua.

"Jika pada ISDA 2016 dan ISDA 2017 jumlah perusahaan yang ikut ISDA masih berkisar diangka 52 perusahaan, maka pada ISDA 2019 yang merupakan ISDA ketiga diharapkan jumlah perusahaan yang ikut bertambah sekitar 30-40 persen atau minimal bertambah menjadi sekitar 65 perusahaan yang turut berpartisipasi," lanjut Sudarmanto.

Untuk mendapatkan hasil penilaian yang kredibel pada perusahaan-perusahaan yang secara konsisten menjalankan tujuan pembangunan berkelanjutan, maka sebagai fasilitator CFCD tandas Sudarmanto telah menyiapkan tim juri atau tim penilai dengan latar belakang pendidikan maupun pengalaman yang mumpuni dibidang Corporate Social Responsibility (CSR).

Adapun para juri yang tergabung dalam tim verifikasi dan tim penilai sambung Sudarmanto meliputi para praktisi yang telah memiliki sertifikasi CSR serta beberapa profesor dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yang tidak perlu diragukan keilmuan maupun keahliannya. Selain itu penilaian juga akan melibatkan institusi pemerintah terkait seperti Badan perencanaan pembangunan nasional (Bappenas), Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan beberapa kementerian lainnya.

"Pada SDG's Award 2019, jenis perusahaan yang turut berpartisipasi juga akan diperluas dan tidak hanya berkutat pada perusahaan tambang, minyak maupun gas tetapi lebih diperluas pada perusahaan farmasi, perbankan, perkebunan, media serta berbagai perusahaan lainnya," tutup Sudarmanto.



Sumber: BeritaSatu.com