Kembangkan Potensi Startup

Grab Luncurkan Grab Ventures Velocity Angkatan Kedua

Grab Luncurkan Grab Ventures Velocity Angkatan Kedua
Konferensi pers peluncuran Grab Ventures Velocity Angkatan ke-2, di Jakarta, Rabu, 10 April 2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Herman )
Herman / FER Rabu, 10 April 2019 | 16:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Melanjutkan komitmennya untuk mendukung perusahaan rintisan (startup) yang sedang berkembang lebih lanjut (scale up), Grab meluncurkan program Grab Ventures Velocity (GVV) angkatan kedua.

Baca Juga: Menghitung Pangsa Pasar Grab di Indonesia

Diluncurkan pada Juli 2018, Grab Ventures merupakan perpanjangan tangan dari inovasi terbaru dan usaha ventura Grab dengan investasi senilai US$ 250 juta atau sekitar Rp 3 triliun untuk Indonesia. Melalui GVV, Grab Ventures menawarkan akses ke basis peIanggan Grab yang luas, serta bimbingan dan akses ke aset teknologi Grab bagi para startup untuk menguji layanan mereka melalui ekosistem Grab.

"Grab Ventures Velocity merupakan bagian dari komitmen Grab untuk mengembangkan potensi startup Indonesia. Grab juga sudah berkomitmen menginvestasikan dana sekitar Rp 3 triliun untuk mendukung program ini," kata President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, di acara peluncuran Grab Ventures Velocity Angkatan ke-2, di Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Beberapa startup terpilih telah lulus dari program GVV angkatan pertama pada Januari 2019, di antaranya startup Sejasa dan BookMyShow. Beberapa dukungan yang diberikan program ini mulai dari akses terhadap pasar (market access), mentorship, keahlian teknologi, dan investasi strategis. "Layanan BookMyShow dan Sejasa nantinya juga akan kita hadirkan di platform Grab," kata Ridzki.

Baca Juga: 3 Fokus Utama Grab di Indonesia

Sedangkan untuk GVV angkatan ke-2, pendaftarannya sudah dibuka sejak 29 Maret 2019 hingga 15 Mei 2019. Programnya sendiri akan berjalan mulai Juni hingga Agustus 2019.

Head of Partnership and Program Grab Ventures, Aditi Sharma menjelaskan, untuk GVV angkatan kedua ini, tema yang diangkat adalah Memberdayakan Pengusaha Mikro di Asia Tenggara. Sejalan dengan ini, GVV membuka pendaftaran untuk dua jalur program.

Jalur pertama adalah Pemberdayaan Petani (Empower Farmers), yang mencakup solusi inovatif yang akan memberdayakan petani dengan membantu mereka membawa bahan makanan segar yang terjangkau dan berkualitas tinggi kepada peIanggan di seluruh Asia Tenggara. Jalur Pemberdayaan Petani akan memilih 3-5 startup dari Asia Tenggara yang men-distrupt rantai pasokan makanan segar tradisional, yang mencakup daging, buah-buahan dan sayuran.

Jalur kedua adalah Pemberdayaan Usaha Kecil (Empower Small Businesses). Yang dicari adalah para startup yang memelopori solusi inovatif untuk memberdayakan pedagang kecil dengan cara menurunkan biaya dan menyederhanakan operasional mereka, serta meningkatkan pendapatan mereka.

"Para startup nantinya akan menguji coba solusi mereka di Indonesia dengan jaringan agen Kudo," terang Aditi Sharma.

Ditambahkan Aditi, startup yang berpartisipasi untuk kedua jalur akan memiliki kesempatan untuk menguji coba solusi mereka dalam ekosistem Grab. Selain itu, para startup juga akan mendapatkan akses ke jaringan penasihan C-level serta ahli internal dan eksternal yang dimiliki Grab. Di sisi teknologi, startup ini akan memanfaatkan sumber daya GrabPlatform, seperti API cloud Grab dan sumber daya Kudo untuk mempercepat pengembangan produk mereka.



Sumber: BeritaSatu.com