Jokowi: Tol Paspro Percepat Perkembangan IKM di Jatim

Jokowi: Tol Paspro Percepat Perkembangan IKM di Jatim
Presiden Joko Widodo resmikan Tol Paspro di Gerbang Tol Pasuruan-Probolinggo Timur, Jawa Timur, Rabu (10/4/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Rabu, 10 April 2019 | 17:43 WIB

Pasuruan, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap kawasan industri kecil dan mikro (IKM) di Jawa Timur (Jatim) bisa berkembang lebih cepat setelah peresmian pengoperasian jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro).

"Kita harapkan dengan tembusnya jalan tol akan terjadi mobilitas barang, orang dan logistik yang cepat, dan kita harapkan kawasan industri kecil mikro akan cepat berkembang," kata Jokowi saat peresmian jalan Tol Paspro di Gerbang Tol Pasuruan-Probolinggo Timur, Rabu (10/4/2019).

Baca Juga: Trans Jawa Paspro Raih Kucuran Dana Rp 2,29 Triliun

Presiden Jokowi tiba di GT Paspro Timur sekitar pukul 09.00 WIB dan disambut oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf.

Jokowi mengatakan, akses barang dan produk yang memasok UMKM dengan adanya tol itu bisa lebih mudah, murah dan efisien. "Dan akses tempat pariwisata tadi sudah disampaikan Ibu Gubernur (terdukung)," kata Jokowi.

Jokowi menegaskan, rampungnya jalan Tol Paspro memerlukan proses dan tahapan yang tidak sebentar. "Memang proses tidak instan, enggak. Memerlukan proses dan tahapan untuk menuju ke sana," kata Jokowi.

Sekarang, kata Jokowi, semua bisa berbangga dan merasakan jalan tol dari Cawang di Jakarta hingga Probolinggo di Jawa Timur sepanjang 840 km.

"Kalau kita lihat dari Cawang sampai Probolinggo sekarang sudah tembus 840 km. Kalau dimulai dari ujung barat, dari Merak sampai Probolinggo tembus 962 km," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, target selanjutnya yaitu menembuskan jalan tol dari Merak sampai Banyuwangi sepanjang 1.148 km. "Berarti kurang 186 km. Insha Allah tembusnya tahun 2021," tandas Jokowi.

Baca Juga: Jokowi Tanggapi Tudingan Hanya BUMN Bangun Jalan Tol

Menteri BUMN, Rini M Soemarno mengatakan, pengoperasian tol ini akan mempercepat waktu tempuh dari Pasuruan ke Probolinggo, dari semula 2,5 jam menjadi 30 menit serta akan turut mendorong roda perekonomian daerah dan nasional.

"Ini merupakan suatu proyek strategis nasional yang Alhamdulillah bisa selesai tepat waktu dan saat ini sudah diresmikan Bapak Presiden. Saya kira dengan adanya jalan tol ini masyarakat akan punya waktu singkat dari Pasuruan ke Probolinggo cuma 30 menit dari 2,5 jam," kata Rini.

Sementara, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, dengan diresmikannya jalan tol ruas Pasuruan-Probolinggo seksi I-III tersebut akan semakin mengurangi kepadatan jalan nasional 50-60 persen. Kini, masih dibutuhkan tambahan sekitar 13,7 Km lagi untuk melanjutkan Jalan Tol dari Probolinggo Timur sampai Gending.

"Jika beroperasi, maka ini sangat membantu Kawasan Bromo Tengger Semeru yang sudah dimasukkan dalam kawasan strategis pariwisata nasional," ujar Khofifah.

Khofifah menambahkan, di Kabupaten Probolinggo terdapat Pelabuhan Tanjung Tembaga, yang akan membantu proses bongkar muat dari Probolinggo, Situbondo, Lumajang, hingga Pasuruan.

"Jika tol ini beroperasi disertai dengan Jalan Tol Pandaan-Pakis siap beroperasi akan membuka peluang bongkar muat dari Malang. Sehingga pertumbuhan ekonomi di Jatim akan mengalami percepatan yang luar biasa," pungkas Khofifah.

 



Sumber: BeritaSatu.com