Wall Street Menguat di Tengah Risalah the Fed

Wall Street Menguat di Tengah Risalah the Fed
Ilustrasi para pedagang di Wall Street ( Foto: Business Insider )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Kamis, 11 April 2019 | 08:35 WIB

New York, Beritasatu.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street pada perdagangan Rabu malam waktu setempat atau Kamis pagi WIB (11/4/2019) menguat.

Mengacu data Bloomberg, Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik 6,6 poin (0,03 persen) mencapai 26.157, Nasdaq composite index naik 54,9 (0,69 persen) mencapai 7.965 sedangkan S&P 500 index naik 10,01 (0,35 persen) mencapai 2.888.

Saham-saham di Wall Street naik karena risalah pertemuan kebijakan bank sentral AS Federal Reserve (the Fed) yang tetap mempertahankan suku bunga.

Bank sentral masih dovish atau "sabar" pada kenaikan suku bunga lebih lanjut. Namun beberapa peserta rapat menunjukkan bahwa jika ekonomi berkembang di atas tren jangka panjang, mungkin akan tepat untuk meningkatkan sedikit kisaran target suku bunga federal fund tahun ini. Demikia hasil risalah.

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar, dengan sektor real estat naik lebih dari 0,7 persen, memimpin para pemenang.

Saham Delta Airlines naik 1,60 persen, setelah maskapai penerbangan AS melaporkan hasil laba kuartal pertama yang mengalahkan perkiraan pasar.

Saham Foot Locker sedikit rebound 0,21 persen, menyusul kerugian untuk sebagian besar sesi perdagangan Rabu (10/4/2019) ketika Citi menurunkan peringkat pengecer sepatu atletik itu menjadi netral dari buy.

Boeing Co terus membebani sektor industri karena saham pembuat pesawat itu memperpanjang kerugian, ditutup turun 1,1 persen.

Di sisi ekonomi, inflasi inti AS, tidak termasuk makanan dan energi yang fluktuatif, naik pada laju tahunan paling lambat dalam setahun, menurut laporan Departemen Tenaga Kerja. Data inflasi yang melemah semakin mendukung keputusan The Fed untuk menunda kenaikan suku bunganya.



Sumber: Reuters