Pertamina Lubricant Dorong Entrepreneur Muda Bidang Perbengkelan

Pertamina Lubricant Dorong Entrepreneur Muda Bidang Perbengkelan
PT Pertamina Lubricants melalui program kemandirian, telah menaruh fokus yang besar terhadap pengembangan SDM. ( Foto: Istimewa )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Kamis, 11 April 2019 | 10:56 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – PT Pertamina Lubricants mendorong entrepreneur muda bidang perbengkelan melalui Enduro Student Program (ESP). Sejak diluncurkan pada 2016 di Cilacap, PT Pertamina Lubricants telah menciptakan kemandirian ekonomi bagi generasi muda dalam bidang otomotif khususnya perbengkelan roda dua.

ESP merupakan program tanggung jawab sosial (corporate social responsibility/CSR) PT Pertamina Lubricants yang menyentuh nilai creating shared value (CSV), bekerja sama dengan siswa SMK dan para mitra untuk memberikan dampak positif bagi generasi penerus sekaligus strategi perusahaan guna menjamin sustainability bisnis.

Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants Iwan Ridwan Faizal mengatakan, ESP mengajak anak-anak muda produktif Indonesia untuk menjalani pembinaan, pendidikan, dan pelatihan entrepreneurship serta praktik kerja sehingga ke depan dapat merintis wirausaha bengkel motor secara mandiri.

"Kami mengembangkan potensi siswa SMK untuk belajar dunia perbengkelan dan terjun langsung untuk menjadi mekanik andal sekaligus mengelola bisnis dengan baik. Dalam program, kami juga mengembangkan kreativitas dan ide-ide brilian mereka dengan strategi bisnis dan penjualan melalui kompetisi menarik,” kata Iwan Ridwan Faizal dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Kamis (11/4/2019).

ESP terdiri dari pelatihan teknik sepeda motor bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) di masing-masing kota, praktek kerja dan mentorship oleh bengkel mitra binaan PT Pertamina Lubricants, pelatihan kewirausahaan, serta pendampingan entrepreneurship perbengkelan.

Secara keseluruhan program ini telah diikuti 200 siswa-siswa SMK kejuruan otomotif/mesin serta menciptakan 70 bengkel mandiri dari berbagai kota di Indonesia antara lain Jakarta, Cilacap, Gresik, Jakarta, Tuban, Bojonegoro, Surabaya, Semarang, Makassar, Balikpapan dan Kupang.

Iwan Ridwan Faizal melanjutkan bahwa pada tahun 2019, Pertamina Lubricants akan melanjutkan pembinaan untuk meningkatkan kapasitas dan mengasah mental entrepreneurship para peserta ESP hingga ke tahap mereka benar-benar mandiri dengan membentuk kelompak/komunitas bengkel agar dapat saling memberikan support.

Lulusan ESP Cilacap sekaligus pemilik dan pendiri Djaya Motor, Khoerur Rijal mengungkapkan dirinya mampu memperoleh pendapatan Rp 80.000 per hari. Hal yang mendorong perkembangan Djaya Motor adalah letak yang strategi.

Khoerur Rijal merasakan bahwa menjadi wirausaha di usia muda menemui banyak tantangan. Namun dia mengaku senang menjalankan tantangan tersebut, terlebih menikmati hasil usaha sendiri. “Kedua orangtua terus memberikan dukungan agar kami serius wirausaha,” tutur Khoerur Rijal.

 



Sumber: BeritaSatu.com