Kuartal I, Laba Bank Jatim Tumbuh Capai Rp 405 Miliar

Kuartal I, Laba Bank Jatim Tumbuh Capai Rp 405 Miliar
Jajaran direksi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk saat memberikan keterangan pers terkait kinerja kuartal I-2019 di Jakarta, Kamis 11 April 2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Whisnu Bagus )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Kamis, 11 April 2019 | 14:12 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bankjatim hingga kuartal I-2019 mencatat laba bersih Rp 405,5 miliar atau tumbuh 7,61 persen (YoY) dari kuartal I-2018. Naiknya dana pihak ketiga (DPK) dan kredit menjadi pemicu kenaikan laba perusahaan.

Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) R. Soeroso mengungkapkan, selama kuartal I, DPK Bankjatim naik 15,16 persen (YoY) mencapai Rp 51,82 triliun dari periode yang sama tahun 2018. "Pertumbuhan DPK yang signifikan menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada Bankjatim," kata R. Soeroso saat paparan publik perseroan di Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Pencapaian DPK diperkuat dengan CASA rasio sebesar 69,80 persen. Sbagai gambaran, selama lebih 15 tahun, CASA rasio Bankjatim di atas 65 persen.

Dari sisi pembiayaan, R. Soeroso menjelaskan, Bankjatim mencatat kredit sebesar Rp 33,7 triliun atau tumbuh 7,27 persen (YoY). Kredit di sektor korporasi menjadi penyumbang tertinggi yaitu sebesar Rp 7,15 triliun atau tumbuh 16,61 persen (YoY)

Sementara aset pada kuartal I-2019, tercatat Rp 63,1 triliun atau tumbuh 14,06 persen dibanding kuartal I-2018.

Untuk rasio keuangan periode Maret 2019, Return on Equity (ROE) sebesar 21,11 persen, Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,52 persen, dan Return On Asset (ROA) 3,63 persen. Sedangkan Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 62,70 persen.

Selama kuartal I-2019, Bankjatim meluncurkan berbagai lnovasi guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya nasabah. Pada awal tahun, Bankjatim resmi meluncurkan portal e-form kredit. Portal ini bertujuan memudahkan masyarakat dalam pengajuan kredit. "Secara teknis Bankjatim melakukan registrasi pada portal e-form kredit untuk selanjutnya calon nasabah mendapatkan notifikasi berupa persyaratan yang harus dibawa ke kantor Bankjatim," kata R. Soeroso.

Dalam rangka meningkatkan pelayanan nasabah di bidang digital banking, Bankjatim memperkenalkan fasilitas terbaru berupa QR code yang diberi nama jatimcode. Jatimcode merupakan pengembangan fitur pembayaran Bank Jatim mobile banking melalui scan QR code. Fitur tersebut memudahkan nasabah dalam bertransaksi sehingga lebih fleksibel.

Smpai Maret 2019 Bankjatim memiliki sebanyak 1.706 layanan, baik layanan konvensional maupun syariah.



Sumber: BeritaSatu.com