Produksi Mobil Pedesaan AMMDes Libatkan 63 Perusahaan Lokal

Produksi Mobil Pedesaan AMMDes Libatkan 63 Perusahaan Lokal
Presiden Direktur PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) selaku produsen Alat Mekanik Multifungsi Pedesaan (AMMDes), Reza Treistanto di Bogor, Jumat (12/4/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Whisnu Bagus )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Jumat, 12 April 2019 | 19:03 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Mobil pedesaan dengan teknologi Alat Mekanik Multifungsi Pedesaan (AMMDes) mampu mendorong produktivitas petani dan industri kecil menengah (IKM). Pasalnya, terdapat 63 perusahaan lokal yang terkait dalam proses pembuatan AMMDes, ditambah efek dominonya yang dirasakan oleh masyarakat luas.

“AMMDes dijual juga beserta aplikasinya. Nah aplikasinya ini dibuat oleh anak bangsa, mulai dari mesin pengolahan beras, pengolahan jagung, pengolahan kopi dan masih banyak lagi. Jadi multiplier effect-nya dapat dirasakan oleh semua,” kata Presiden Direktur PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI), selaku produsen AMMDes, Reza Treistanto saat workshop & family gathering di Puncak, Bogor, Jumat (12/4/2019).

Reza Treistanto mengataka, KMWI mulai berencana menggenjot penjualan AMMDes di berbagai wilayah. Tingginya potensi penjualan dan efek positif yang dihasilkan AMMDes di pedesaan menjadi salah satu alasan perusahaan memaksimalkan ragam jalur pemasaran.

Saat ini kata Reza Treistanto, KMWI memiliki kapasitas produksi 3.000 unit per tahun. Rencananya perusahaan akan meningkatkan kapasitas terpasangnya menjadi 12.000 unit per tahun di 2020.

Sasaran penjualan AMMDes adalah pemerintah dan perorangan kepada warga desa. Untuk target penjualan di segmen pemerintah, pada bulan ini KMWI berencana mendaftarkan produk AMMDes-nya dalam katalog elektronik atau e-catalogue, sehingga Kementerian ataupun Lembaga yang ingin membeli dapat mengaksesnya melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). "Sedangkan untuk penjualan langsung kepada masyarakat, melalui salah satu entitas usahanya, PT Kiat Mahesa Wintor Distributor (KMWD)," kata Reza Treistanto.

Direktur Industri Maritim Alat Transportasi dan Alat Pertahanan , Direktorat Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kemperin, Putu Juli Ardika menambahkan, di Indonesia terdapat 74.000 desa. Jika setiap desa melakukan pemesanan sebanyak dua unit, jumlahnya akan sangat signifikan. “AMMDes merupakan solusi untuk mengurangi kesenjangan dari desa. Jika perusahaan swasta juga memikirkan hal yang sama dan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membeli AMMDes, maka masyarakat desa bisa menjadi lebih sejahtera,” ungkap Putu Juli Ardika.

AMMDes sendiri saat ini baru tersedia dalam model off road, namun KMWI juga tengah berencana untuk meluncurkan AMMDes untuk on road.



Sumber: BeritaSatu.com