Erwin Aksa: Indonesia Kehilangan Momentum Investasi Selama Era Jokowi

Erwin Aksa: Indonesia Kehilangan Momentum Investasi Selama Era Jokowi
Erwin Aksa. ( Foto: Primus Dorimulu/ Beritasatu.com )
Robertus Wardi / FMB Sabtu, 13 April 2019 | 20:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengusaha muda Erwin Aksa menilai Indonesia kehilangan momentum investasi dalam 4,5 tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK). Berbeda dengan Vietnam yang bisa mencapai pertumbuhan ekonomi 6-6,5 persen, Indonesia hanya berhasil mencapai 5,2 persen.

‎"Kita selama 4,5 tahun ini kehilangan momentum investasi. Yang harusnya kita dapatkan dari Korea, Jepang, Amerika. Bukan sama negara kita saja. Kita butuh investasi lebih besar buat menggenjot pertumbuhan ekonomi," kata Erwin sebelum menyaksikan debat terakhir di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019) malam.

Ia meminta agar tidak menyalahkan kondisi global. Jika Vietnam bisa, Indonesia juga seharusnya bisa.

‎‎"Sebenarnya jangan menyalahkan kondisi global. Kita lihat negara tetangga Vietnam bisa tumbuh kok 6-6,5 persen. Mereka mengandalkan investasi dalam dan luar negeri," tegas Erwin yang juga keponakan dari JK ini.

Dia menyakini pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bisa memberikan solusi buat perekonomian bangsa ini agar lebih baik. Prabowo-Sandi bisa lebih banyak lagi meningkatkan investasi dan bisa mengeksekusi apa yang direncanakan.

"Kita akan ajak private sector untuk lebih banyak terlibat, mengerjakan proyek-proyek infrastruktur. Khusus terkait dengan properti dan real estate harus digenjot. Kalau properti digenjot bisa berkontribusi 1 persen dari pertumbuhan ekonomi," jelas Erwin.

Menurutnya, penting sekali capital inflow dari luar negeri masuk ke Indonesia. Dana yang tersimpan di Singapura atau negara lain, harus masuk ke Indonesia dan diinvestasikan, khususnya di sektor properti.

"Manufacturing harus dibangun, kemudian investasi di sektor properti harus diperbesar. Kita harus bangun industri supaya pertumbuhan ekonomi lebih baik," tutup Erwin yang merupakan mantan politisi Partai Golkar ini. 

Debat capres dan cawapres 2019 bisa disaksikan langsung di Beritasatu.com.