Kobexindo Ekspansi Pasar On-Road Truck di Indonesia

Kobexindo Ekspansi Pasar On-Road Truck di Indonesia
Dirut PT Kobexindo Tractors Tbk, Humas Soputro (kiri) bersama GM Foton Li Hao saat penandatanganan kerja sama. ( Foto: Beritasatu Photo / Whisnu Bagus )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Senin, 15 April 2019 | 14:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Emiten alat berat, PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) melalui anak perusahan PT Kobexindo Foton Indonesia, menandatangani perjanjian kerja sama dengan FOTON Truck asal Tiongkok. Dengan kerja sama tersebut, Kobexindo menjadi distributor eksklusif FOTON Trucks di Indonesia untuk menggarap segmen pasar on-road trucks.

“Ini salah satu strategi diversifikasi Kobexindo di luar penjualan alat berat pertambangan," kata Presiden Direktur PT Kobexindo Tractors Tbk, Humas Soputro dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Senin (15/4/2019).

Humas Soputro mengungkapkan, melalui produk unggulan FOTON, Kobexindo akan memenuhi permintaan on-road truck yang terus meningkat seiring prioritas pemerintah di sektor infrastruktur khususnya jalan tol.

Dengan kemitraan ini, PT Kobexindo Foton Indonesia bertanggung jawab atas pelayanan purna jual yakni kesediaan suku cadang dan jasa perawatan (services & maintenance).

Untuk tahap awal, Kobexindo akan memasarkan truk CBU yang diproduksi dari Beijing Foton Daimler Automotive di Tiongkok untuk truk on-road seperti prime mover, dump truck dan mixer trucks. Produk ini akan mencakup segmen pasar logistik (trailer dan tractor head) dan konstruksi (cut & fill dan beton ready mix). “Nantinya Kobexindo bersama FOTON bersama-sama akan membangun jaringan distribusi di seluruh Indonesia. Untuk tahap awal kami prioritaskan di Pulau Jawa dan Sumatra," kata Humas Soputro.

Sepanjang 2018 lalu Kobexindo berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 35,6 persen mencapai US$ 101,50 juta yang dikontribusikan keempat segmen bisnisnya yakni penjualan unit alat berat yang berkontribusi 77,55 persen terhadap total pendapatan atau sekitar US$ 78,71 juta. Kedua, segmen penjualan suku cadang yang berkontribusi sebesar 14,21 persen dengan penjualan sebesar US$14,42 juta.

Segmen jasa perbaikan/ maintenance tercatat sebesar 4,25 persen atau senilai US$ 4,32 juta dan segmen pendapatan sewa alat berat yang berkontribusi sebesar 3,25 persen atau menyumbangkan pendapatan sebesar US$ 3,30 juta dan segmen sewa bangunan yang berkontribusi sebesar 0,74 persen.

Pada 2018 lalu, segmen penjualan suku cadang berhasil tumbuh 132 persen ketimbang periode yang sama tahun 2017 lalu. Pertumbuhan ini merupakan strategi perseroan yang memacu pertumbuhan segmen bisnis yang tidak terkait tambang. Segmen ini tumbuh berkat penjualan suku cadang dan perbaikan (maintenance) kendaraan niaga yang dilakukan oleh entitas anak perseroan.



Sumber: BeritaSatu.com