Ini Kata Dirut AP II Soal Holding Penerbangan

Ini Kata Dirut AP II Soal Holding Penerbangan
Pesawat udara berada di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. ( Foto: Antara / Fikri Yusuf )
Thresa Sandra Desfika / MPA Senin, 15 April 2019 | 18:49 WIB

 

Tangerang, Beritasatu.com - Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin mengungkapkan salah satu manfaat pembentukan holding BUMN penerbangan adalah memperbesar kemampuan finansial dan operasi BUMN yang tergabung dalam holding itu.

"Konsep holding adalah bagaimana memperbesar kemampuan baik secara finansial maupun operasi," kata Awaluddin saat ditanya wartawan di sela kegiatan mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau proyek pembangunan runway 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (15/4).

Awaluddin menambahkan, penambahan kapasitas bandara ataupun fasilitas lain ke depannya juga dimungkinkan dilakukan secara lebih cepat bila sudah terbentuk holding karena dilaksanakan dengan proses yang lebih sederhana.

"Kapasitas bandara dan juga hal-hal yang berkaitan dengan percepatan penambahan kapasitas bisa dilakukan dengan simplifikasi proses yang sangat lebih mudah kalau itu diturunkan ke holding. Tapi menurut saya semua itu sedang dalam kajian," papar Awaluddin.

Menurut dia, jajaran direksi AP II fokus menyukseskan rencana pembentukan holding BUMN penerbangan karena merupakan cetak biru yang sudah ditentukan oleh Kementerian BUMN.

Terkait Serikat Pekerja Angkasa Pura (Sekarpura) II yang mempertanyakan pembentukan holding BUMN penerbangan, Awaluddin menyebut, sikap Sekapura saat ini masih mengkaji bersama manajemen.

"Mungkin ada pernyataan dari Sekarpura II hari ini bahwa mereka tidak menolak dan juga belum menerima. Mereka masih bersama-sama manajemen melakukan kajian," ungkap Awaluddin



Sumber: Investor Daily