Tanrise Property Bidik Konsumen Milenial

Tanrise Property Bidik Konsumen Milenial
Perwakilan Brighton, Julia Meliani dan Wijaya Santoso, Dirut Tanrise Property Belinda Natalia, Direktur Sales & Marketing Tanrise Property Joseph Lukito, Perwakilan Xavier Marks, Daniel Sunyoto dan Henry Tjiadi usai penandatangan kerja sama Tanrise Property dengan Brighton dan Xavier Marks di Hotel Vasa Surabaya, Senin (15/4/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Senin, 15 April 2019 | 20:45 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Tanrise Property (RISE) merespon kebutuhan hunian untuk kalangan milenial dengan menyiapkan proyek apartemen Kyo Society di Jalan Panjang Jiwo, Surabaya. Menggandeng dua agen properti, Brighton dan Xavier Marks, RISE kini mulai memasarkan proyek apartemen yang akan mulai dibangun pada awal 2020 itu.

Direktur utama Tanrise Property, Belinda Natalia, mengatakan kebutuhan pasar akan hunian terus meningkat, sementara harga properti yang terus melambung mengakibatkan kaum milenial menahan diri untuk membeli properti.

"Peluang inilah yang kami tangkap dengan menghadirkan apartemen Kyo Society, yang mengusung konsep Japan Society dengan value connect, engange dan alive. Di dalam Kyo Society, penghuni dapat terhubung, berinteraksi bahkan membangun komunitas dan bisnis,” kata Belinda Natalia usai penandatangan kerja sama Tanrise Property dengan Brighton dan Xavier Marks di Vasa Hotel Surabaya, Senin (15/4/2019).

Baca Juga: Tanrise Property Mulai Pembangunan Superblok di Jember

Belinda menjelaskan, proyek ini memang dirancang untuk menyasar segmen milenial seperti para profesional, pengusaha muda, investor muda dan mahasiswa. Oleh karena itu, mulai desain bangunan serta fasilitasnya juga mencerminkan gaya hidup modern yang menyuguhkan konsep hunian dengan 45 fasilitas bergaya Jepang seperti Society Amphitheater, Kanazawa Library, Sora Cafe, Yoyogi Park, E-Sport Space, Takai Gym, Co Working Space, Wash & Coffee, BBQ Area, Onsen Jacuzzi, Sky Pool, Sky Playground dan lainnya.

"Proyek yang diperkirakan akan menelan dana Rp 500 miliar ini, akan dimulai pembangunannya awal 2020 nanti," jelas Belinda.

Direktur Sales & Marketing Tanrise Property, Joseph Lukito, menyatakan, apartemen Kyo Society terdiri dari 729 unit dan dibangun di atas lahan seluas 3.000 meter persegi (m2).

"Lokasi apartemen ini dekat dengan kampus dan pusat bisnis serta nilai angsuran mulai dari Rp 2 jutaan menjadikan proyek ini berpeluang besar cepat terserap oleh pasar. Untuk itu, kami menggandeng dua agen properti, yakni Brighton dan Xavier Marks,” kata Joseph Lukito.

Baca Juga: The 100 Residence Masuki Tahap Tutup Atap

Perwakilan principal Xavier Marks, Daniel Sunyoto menyakini proyek apartemen Kyo Society mampu memberi jawaban kebutuhan hunian dari kalangan milenial.

"Meskipun persaingan apartemen cukup ketat di kawasan ini, tetapi peluangnya cukup besar karena lebih dekat dengan kampus dan pusat bisnis. Selain kalangan mahasiswa, proyek ini juga akan memenuhi kebutuhan para pebisnis dan investor," kata Daniel Sunyoto.

Sementara, perwakilan principal Brighton, Wijaya Santoso, menambahkan, komitmen yang dibangun pengembang selama ini di binsis properti membuatnya proyek ini berpeluang menggaet konsumen lebih cepat.

"Hari ini mulai kita pasarkan, sehingga pada saatnya nanti serah terima dilakukan, yaitu empat tahun sejak groundbreaking pada awal tahun depan, semua unit sudah sold out," tandas Wijaya Santoso.



Sumber: Investor Daily