Heliport di Bandara Soetta Rampung Akhir 2019

Heliport di Bandara Soetta Rampung Akhir 2019
Sebuah helikopter jenis Bell 505 melakukan uji coba pendaratan saat persiapan pengoperasian Terminal Helikopter "Cengkareng Heliport Intercity" di kawasan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (12/4/2019). Cengkareng Heliport Intercity tersebut merupakan terminal helikopter komersial pertama di Indonesia atas kerja sama antara perusahaan helikopter PT Whitesky Aviation dengan PT Angkasa Pura (AP) II. Melalui terminal ini masyarakat dapat menggunakan jasa penerbangan helikopter menuju berbagai tempat seperti ke Bandung, Jakarta, Bogor dan Serpong. ( Foto: ANTARA FOTO / Muhammad Iqbal )
Thresa Sandra Desfika / FER Senin, 15 April 2019 | 20:57 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - CEO Whitesky Aviation, Denon Prawiraatmadja, mengungkapkan, bersamaan dengan pembangunan landasan pacu (runway) 3 di Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, pembangunan khusus bandara helikopter atau heliport yang berlokasi di parimeter selatan bandara itu juga sedang dikejar agar bisa rampung pada akhir tahun ini.

"Ini akan melengkapi moda transportasi perkotaan pendukung dari dan menuju Bandara Soekarn Hatta," tutur Denon kepada Beritasatu.com di Tangerang, Senin (15/4/2019).

Baca Juga: Whitesky Rampungkan Heliport Tahap 1

Denon menambahkan, heliport di atas lahan sekitar 2,8 hektar (ha) itu, akan menjadi pusat layanan helicity milik Whitesky Aviation yang melayani penumpang maskapai di Bandara Soekarno Hatta ke Jakarta dan kota-kota sekitarnya di Bodetabek hingga Bandung maupun sebaliknya.

Adapun Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, optimistis pengoperasian runway 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang bisa dilaksanakan mulai akhir Juni 2019. Saat ini progres pengerjaan runway 3 senilai Rp 6 triliun terpantau mencapai 60 persen.

Baca Juga: Whitesky Gandeng AP II Bangun Heliport

Budi mengatakan, runway 3 bisa meningkatkan kapasitas pelayanan pendaratan dan lepas landas pesawat di Bandara Soekarno Hatta dari 81-83 menjadi 114 pergerakan pesawat per jam.

"Dengan adanya tambahan runway membuat kualifikasi Bandara Soekarno Hatta semakin baik. Kami harapkan kepercayaan masyarakat dunia aviasi bertambah. Kita sebagai negara yang ingin memberikan suatu layanan bagi masyarakat dunia khususnya turis, bandara ini jadi showcase yang baik," kata Menhub.



Sumber: BeritaSatu.com