Jokowi Resmikan Halal Park di GBK

Jokowi Resmikan Halal Park di GBK
Joko Widodo. ( Foto: Antara )
Carlos KY Paath / AMA Selasa, 16 April 2019 | 12:08 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Halal Park di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (16/4/2019). Setelah Halal Park, menurut Jokowi, nantinya akan dibangun Halal District.

“Ini adalah sesuatu yang telah kita mulai, Halal Park sebagai embrio pembangunan halal distrik yang juga akan dibangun di sini. Akan dibangun kurang lebih 21 ribu meter persegi bangunan dan ruangan dengan nilai investasi bangunan mencapai Rp 250 miliar, akan dikerjakan di sini,” ungkap Jokowi.

Jokowi menyatakan, pembangunan halal park dan halal distrik bukan sesuatu yang baru. Telah dibahas dalam satu sampai tiga kali pertemuan di Istana. “Kita memadukan sumber daya yang dimiliki oleh pemerintah, BUMN, dan seluruh pelaku bisnis industri halal dan para UMKM,” ucap Jokowi lagi.

Seluruhnya dipadukan menjadi kekuatan untuk mengangkat industri halal Indonesia ke tingkat regional maupun dunia. “Kita angkat industri halal Indonesia sebagai motor pertumbuhan ekonomi. Kita angkat industri halal Indonesia sebagai ladang kreativitas, produktivitas generasi muda kita dan kita angkat industri halal Indonesia sebagai sumber kesejahteraan umat,” ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, industri halal di dunia dan Indonesia memang berkembang begitu cepat. “Proyeksi permintaan produk halal di 2019 mencapai 3,7 triliun US dolar, padahal tahun 2013 masih sebesar 2 triliun US dolar. Artinya apa? Ada pertumbuhan yang sangat besar. Pertumbuhannya mencapai 9,5%," ungkap Jokowi.

Jokowi bersyukur, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, perkembangan industri halal di Indonesia sangat pesat. Berdasarkan Global Muslim Travel Index 2019, wisata halal Indonesia menempati peringkat pertama. “Ini sebuah capaian yang sangat bagus,” ujar Jokowi.

Kemudian, Sukuk Indonesia juga berkembang 4 kali. “Bulan lalu Sukuk ritel kita seri SR 011, ini terjual sekitar Rp21 triliun. Ini sebuah kepercayaan yang harus terus kita jaga dalam menarik investor investor baru,” imbuh Jokowi.

Pada 2018, ada 140 juta wisatawan muslim. “Dengan spending online sampai 35 miliar US dolar. Jumlah turis muslim dunia terus meningkat dari tahun ke tahun, dan tahun 2020 diproyeksikan akan mencapai jumlah 158 juta orang. Ini sebuah jumlah besar sekali,” papar Jokowi.

Pada 2019, target kunjungan wisatawan halal ke Indonesia adalah 5 juta orang. Ini seperempat dari total target wisatawan yang diharapkan datang ke Indonesia. “Target kita tumbuh 42% dibandingkan tahun sebelumnya. Ini juga loncatan yang sangat besar sekali,” kata Jokowi.

Oleh sebab itu, menurut Jokowi, industri wisata halal telah ditetapkan sebagai leading sector atau penggerak utama bagi pengembangan industri halal. “Menurut Global Islamic Economy Report, Indonesia berada di posisi kedua untuk sektor model fesyen, dan nilai pasar fesyen muslim global sampai dengan 2020 diperkirakan mencapai 327 miliar US dolar,” demikian Jokowi.



Sumber: Suara Pembaruan