Kopi Indonesia Raih Transaksi US$ 26 Juta di Pameran Kopi Global di AS

Kopi Indonesia Raih Transaksi US$ 26 Juta di Pameran Kopi Global di AS
Kopi luwak bali di Kopi Satria di Desa Batu Bulan ( Foto: elvira anna siahaan )
Ridho Syukro / FMB Minggu, 21 April 2019 | 12:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Produk kopi khas dan premium Indonesia kembali tampil di pameran internasional Global Speciality Coffee Expo 2019 yang berlangsung di Boston Convention and Exhibition Center, Boston Massachusetts, Amerika Serikat pada 11-14 April 2019.

Indonesia berhasil meraih transaksi potensial sebesar US$ 26 juta dan diprediksi akan terus naik karena masih terdapat transaksi yang dihitung.

Partisipasi Indonesia dalam pameran ini merupakan hasil kerjasama Kedutaan Besar Indonesia di Washington melalui Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center Chicago.

Atase Perdagangan Washington DC Reza Pahlevi mengatakan Pameran Global Speciality Coffee Expo merupakan tempat berkumpulnya para buyer premium kopi speciality di kawasan Amerika Utara dan menjadi acuan bagi tren kopi dunia.

Pameran yang diikuti 515 peserta dari 41 negara dikunjungi lebih dari 14.000 pengunjung dan hampir setengahnya buyer internasional. Tahun sebelumnya, tercatat 79 persen buyer yang datang merupakan buyer yang potensial.

Pada tahun ini, Paviliun Indonesia menghadirkan kopi speciality yang ditampilkan Asosiasi Kopi Spesialiti Indonesia, CV Gayo Mandiri, PT Santiang Exports, PT Perkebunan Nusantara, PT. Gayo Bedetak Nusantara dan Upnormal Coffee Roaster.

Buyer yang bertransaksi di Paviliun Indonesia berasal dari Belanda, Rusia, Tiongkok, Swiss, Peru dan Paraguay.

"Indonesia juga diwakili peserta independen PT Jaya Abadi (Kapal Api Grup) yang menampilkan biji kopi hijau dan produk turunan kopi," ujar dia dalam siaran persnya yang diterima Investor Daily, di Jakarta, Minggu (21/4).

Sementara kopi yang ditampilkan adalah Sumatera Gayo, Lintong, Solok Minang, Kerinci, Toraja, Flores dan Bali.

Berdasarkan data US Department of Agriculture dan Department of Commerce, AS adalah pengimpor kopi kedua terbesar di dunia setelah Uni Eropa.

Indonesia berada di urutan keenam sebagai negara pengekspor kopi ke AS dengan nilai US$ 290 juta pada 2018.

.



Sumber: Suara Pembaruan