Jokowi Tekankan Reformasi Struktural dan Birokrasi

Jokowi Tekankan Reformasi Struktural dan Birokrasi
Presiden Jokowi berswafoto bersama masyarakat Bogor, Kamis (21/3), di sela-sela pembagiansertifikat hak tanah kepada warga Bogor di Bogor Nirwana Residence, pada, Kamis (21/3). Turut mendampingi Presiden Jokowi, Wali Kota Bogor Bima Arya ( Foto: beritasatu.com / vento saudale )
Ahmad Salman / AIS Selasa, 23 April 2019 | 21:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- Presiden Joko Widodo kembali menekankan reformasi struktural dan reformasi birokrasi. Reformasi ini diminta untuk dilaksanakan di seluruh kementerian dan lembaga untuk meningkatkan daya saing.

Jokowi mengatakan, Selasa (23/4/2019), reformasi birokrasi merupakan kunci dari peningkatan di bidang investasi dan ekspor. Bila masalah ini tidak dilakukan akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang tidak mencapai target.

Terkait hal ini Presiden Jokowi sempat marah terkait realisasi ekspor dan investasi Indonesia. Jokowi menyangkan realisasi investasi yang tidak mencapai angka 10 persen. Padahal berdasarkan survei, Indonesia berada pada peringkat keempat destinasi investasi paling menarik di dunia.

Namun akibat perizinan yang sulit membuat investor batal masuk ke Indonesia. Sementara masih rendahnya ekspor disebabkan produk ekspor masih merupakan bahan mentah.

Karena itu Jokowi meminta agar membuka peluang investasi bagi industri hilir dari komoditas di Indonesia.



Sumber: BeritaSatu TV