Pasca Diakuisisi ExxonMobil, Federal Lubricants Optimistis Perluas Jaringan Distribusi

Pasca Diakuisisi ExxonMobil, Federal Lubricants Optimistis Perluas Jaringan Distribusi
Patrick Adhiatmadja, Presiden Director PT Federal Karyatama dalam media gathering di Jakarta, Rabu, 24 April 2019. ( Foto: Beritasatu.com/Iman Rahman Cahyadi )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Rabu, 24 April 2019 | 17:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Proses integrasi terus dilakukan Federal Lubricants setelah hampir setahun diakuisisi ExxonMobil. Perusahaan minyak dan gas bumi terbesar di dunia itu resmi mengambil alih Federal Lubricants sejak 28 Juni 2018 lalu.

Bergabungnya Federal Lubricants ke ExxonMobil merupakan sinergi positif yang membuka ruang lebih lebar untuk perkembangan penetrasi pasar produk-produk yang dihasilkan keduanya.

Sebagaimana diketahui ExxonMobil adalah sebelumnya telah memiliki entitas perusahaan yang memasarkan pelumas yaitu ExxonMobil Lubricants Indonesia.

“Hal penting dari bergabungnya Federal Lubricants ke ExxonMobil adalah proses integrasi jaringan terkait pergerakan produk-produk di pasar,” ujar Patrick Adhiatmadja, Presiden Director PT Federal Karyatama dalam media gathering di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Kedua entitas ini mulai melakukan integrasi jaringan distribusi penjualan yang berfokus pada area-area potensial meliputi wilayah-wilayah di Jawa, Bali dan Sumatera. Patrick berharap proses ini memberikan implikasi pada peningkatan availability dan visibility produk-produk dari eduanya yang berujung pada peningkatan penjualan berkesinambungan.

“Pada tatanan pemasaran produk saat ini sudah mulai digulirkan integrasi penjualan untuk produk-produk dari Federal Lubricants dan ExxonMobil Lubricants Indonesia. Upaya ini kami harapkan dapat memperluas jaringan pemasaran produk serta berimplikasi pada tumbuhnya pangsa pasar,” jelas Patrick.

Proses integrasi ini dikatakan Patrick masih terus dilakukan sampai setahun ke depan. Kipran panjang Federal Lubricants selama lebih dari 30 tahun memenuhi kebutuhan pelumas konsumen Indonesia merupakan nilai tambah yang memunculkan optimiste akan hasil yang positif.

“Harapannya adalah kombinasi dengan ExxonMobil akan menjadi pemain yang diperhitungkan dalam kancah pelumas tidak hanya roda dua. Kami ingin menjadi perusahaan global yang tetap berpegang teguh pada kearifan lokal,” tambah Patrick.



Sumber: BeritaSatu.com